Sama-sama Kerajaan Mataram, Mengapa Batik Solo Beda dengan Yogyakarta? Ini Sejarahnya  

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Jumat, 24 September 2021 | 11:30 WIB
Motif batik Truntum. (Pixabay)
Motif batik Truntum. (Pixabay)

Motif Satrio Manah. Motif batik ini dipakai orang tua atau wali calon mempelai pria.

Motif Semen Rante. Motif Semen Rante dikenakan dalam prosesi lamaran. Namun, motif ini dipakai oleh wali dan calon mempelai wanita.

Semen Rante sebagai simbol suatu ikatan hubungan yang kuat dan kokoh. Bisa dimaknai keluarga calon pengantin wanita berharap calon suami membangun sebuah keluarga dengan pondasi yang kokoh.

Motif Parang Kusumo. Memiliki makna bunga mekar. Orang yang memakai motif ini digambarkan seperti bunga mekar yang siap lahir batin untuk menikah.

Motif batik Parang Kusumo kerap dipakai calon mempelai wanita saat prosesi tukar cincin.

Motif Bondet. Nah, kalau motif batik Bondet ini hanya boleh dikenakan pengantin pada malam pertama.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X