gaya-hidup

Slow Living di Temanggung: Hidup Tenang dan Damai, Tak Semua Sempurna

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 16:39 WIB
Slow Living di Temanggung, Hidup Tenang dan Damain, Tak Semua Sempurna. (Facebook/Kota Temanggung)

TITIKTEMU.CO - Bagi banyak orang, hidup tenang di daerah pegunungan adalah impian di masa tua.

Di antara berbagai wilayah di Jawa Tengah, Temanggung sering disebut sebagai salah satu tempat paling nyaman untuk menjalani gaya hidup slow living.

Namun, di balik keindahan alam dan kesejukan udaranya, kota kecil ini juga menyimpan sejumlah tantangan yang perlu dipertimbangkan sebelum benar-benar menetap di sana.

Baca Juga: 5 Tanda Kota Siap untuk Slow Living, Lengkap dengan Cara Menemukannya di Peta

Kedu Raya Paling Ideal untuk Slow Living

Jika bicara soal tempat terbaik untuk menikmati hidup yang santai dan damai, Kedu Raya bisa menjadi jawabannya. Wilayah ini meliputi Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Magelang, dan Kota Magelang.

Suasananya tenang, udaranya bersih, dan ritme hidup masyarakatnya lambat, cocok untuk mereka yang ingin beristirahat dari hiruk-pikuk kota besar.

Salah satu wilayah yang juga menonjol selain Wonosobo di kawasan ini adalah Temanggung. Meski sering berada di bayang-bayang Wonosobo, Temanggung memiliki magnet.

Sama-sama berudara sejuk, lingkungan ramah, serta keseharian yang sederhana. Tak heran, banyak orang mulai meliriknya sebagai kota pensiun yang ideal.

Namun, di balik segala keunggulannya, Temanggung juga punya beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terutama bagi mereka yang berencana menetap lama di sana.

Baca Juga: Slow Living di Peri-Urban: Hidup Tenang Tanpa Putus Akses ke Kota , Panduan Pindah untuk Pemula 

Keamanan yang Sangat Baik

Keamanan adalah hal utama bagi siapa pun. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah 2023, mencatat Temanggung memiliki tingkat kriminalitas terendah dengan 98 kasus per 100.000 penduduk.

Angka ini menempatkan Temanggung sejajar dengan Magelang dan sedikit di bawah Salatiga, menjadikannya salah satu daerah paling aman di Jawa Tengah.

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB