1 Muharam 2026 Jatuh Kapan? Catat Tanggal Merah Tahun Baru Islam dan Makna Hijrah yang Sering Terlupakan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 15 Juni 2026 | 11:02 WIB
Ilustrasi 1 Muharam 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026. (Desain AI)
Ilustrasi 1 Muharam 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026. (Desain AI)

Selain menjadi momen spiritual, masyarakat juga menantikan informasi mengenai hari libur yang menyertainya. Kabar baiknya, pemerintah telah menetapkan 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai Hari Libur Nasional.

Baca Juga: Update Jadwal KRL Jogja ke Solo 2026: Cek Tarif dan Rute Mulai Pukul 05.05 WIB -10.56 WIB

Penetapan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati hari libur resmi pada Selasa, 16 Juni 2026.

Namun perlu diperhatikan, pemerintah tidak menetapkan cuti bersama untuk peringatan Tahun Baru Islam tahun ini. Artinya, masyarakat hanya memperoleh satu hari libur nasional tanpa tambahan hari libur pendamping sebagaimana yang kerap terjadi pada beberapa hari besar lainnya.

Baca Juga: Catat Jadwal KM Gunung Dempo Juni - Juli 2026: Rute, Jam Keberangakatan  dan Tiba

Di balik penetapan tanggal merah tersebut, tersimpan makna mendalam yang menjadi inti dari peringatan Tahun Baru Hijriah.

Kata "Hijriah" berasal dari istilah hijrah yang berarti berpindah atau meninggalkan sesuatu menuju keadaan yang lebih baik.

Penanggalan Islam sendiri berawal dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah menuju Madinah pada tahun 622 Masehi.

Baca Juga: Cara Membuat Tanaman di PvZ Fusion 3.7 Agar Jadi Super Kuat dan Efektif Melawan Zombie

Peristiwa bersejarah itu kemudian dijadikan titik awal perhitungan kalender Islam karena dianggap sebagai tonggak penting dalam perkembangan peradaban Muslim.

Oleh sebab itu, Tahun Baru Islam tidak hanya dimaknai sebagai pergantian waktu.

Lebih dari itu, 1 Muharam menjadi simbol transformasi diri.

Momentum ini mengajak setiap Muslim untuk meninggalkan kebiasaan buruk, memperbaiki akhlak, meningkatkan ibadah, serta memperkuat hubungan dengan sesama manusia.

Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan modern, makna hijrah tetap relevan. Bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah menuju versi diri yang lebih baik dari hari kemarin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X