Makanan tinggi garam dapat memicu rasa haus berlebihan saat berpuasa. Begitu juga dengan makanan pedas yang bisa meningkatkan rasa tidak nyaman di lambung.
Saat sahur, pilih makanan seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat agar energi bertahan lebih lama tanpa membuat cepat haus.
5. Jangan Tunggu Haus untuk Minum
Rasa haus adalah tanda tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Oleh karena itu, biasakan minum secara bertahap sejak waktu berbuka hingga menjelang tidur, meskipun belum merasa haus.
6. Hindari Aktivitas Fisik Berat di Siang Hari
Jika memungkinkan, kurangi aktivitas berat atau olahraga intens saat siang hari. Pilih waktu setelah berbuka atau menjelang sahur untuk berolahraga ringan agar risiko dehidrasi berkurang.
7. Perhatikan Tanda-Tanda Dehidrasi
Beberapa tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai antara lain:
- Mulut dan bibir kering
- Pusing atau lemas
- Urine berwarna lebih pekat
- Detak jantung terasa lebih cepat
Jika mengalami gejala berat seperti pusing berlebihan atau hampir pingsan, segera istirahat dan pertimbangkan kondisi kesehatan.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi selama Ramadhan 2026 bukan hal yang sulit jika dilakukan dengan perencanaan yang baik. Dengan pola minum teratur, asupan makanan bergizi, serta pengaturan aktivitas, Anda bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman, sehat, dan produktif.
Semoga puasa tahun ini berjalan lancar dan penuh berkah.***
Artikel Terkait
Viral Kawanan Gajah Masuk Mess Karyawan PT Arara Abadi di Siak, Anak Gajah Terjebak Septic Tank Berhasil Diselamatkan
Diduga Gudang Petasan Terbakar di Depok Sleman, Warga Panik Usai Terdengar Letupan
Viral Satpol PP Tutup Lapak Ibu Penjual Sayur di Sumba Barat Daya, Picu Perdebatan soal Hak Berjualan
Viral Violinis Jalanan di Menteng Jakarta Pusat, Aksi Mas Is Bikin Pengemudi Enggan Jalan Saat Lampu Hijau
21 Tahun di Jepang, Sastia Prama Putri Tetap Bangga Berpaspor Indonesia dan Gaungkan Cinta Tanah Air