Literasi Keuangan Gen Z: Cara Mengatur Uang di Tengah Gaya Hidup Serba FOMO

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:50 WIB
Ilustrasi Pelajari cara Gen Z mengatur uang di tengah gaya hidup (Desain AI )
Ilustrasi Pelajari cara Gen Z mengatur uang di tengah gaya hidup (Desain AI )

TITIKTEMU.CO - Generasi Z tumbuh di era serba digital, di mana media sosial, tren, dan budaya instant gratification atau kepuasan instan mudah sekali dijangkau.

Fenomena seperti FOMO (Fear of Missing Out) atau takut ketinggalan tren sering mendorong keputusan finansial yang kurang bijak—belanja impulsif, ikut tren tanpa perencanaan, atau bahkan penggunaan kredit konsumtif. 

Padahal, kemampuan literasi keuangan—yakni memahami cara kerja uang, menabung, membuat anggaran, dan mengambil keputusan finansial yang tepat—menjadi penting agar Gen Z tidak terjebak dalam pola hidup yang menguras uang tanpa tujuan jangka panjang.

Baca Juga: Omzet Triliunan Diselipkan ke Rekening Karyawan: PPATK Temukan Pola Baru di Kasus Pajak Tekstil

Apa Itu Literasi Keuangan dan Kenapa Penting?

Literasi keuangan adalah keterampilan yang membantu seseorang memahami cara menggunakan uang secara efektif dan terarah—mulai dari pengelolaan anggaran hingga strategi menabung dan investasi yang tepat.

Dengan pemahaman ini, seseorang mampu membedakan pengeluaran penting dan sekadar keinginan, serta mempersiapkan kondisi darurat finansial.

Survei national menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di Indonesia masih perlu ditingkatkan, termasuk di kalangan Gen Z. Kurangnya literasi bisa membuat Gen Z mudah terjerat gaya hidup konsumtif atau terlena oleh tren yang mendorong pengeluaran tidak terencana. 

Baca Juga: Resep Es Gabus 2026: Dari Viral Es Spons ke Jajanan Jadul yang Bisa Jadi Ladang Cuan

Tantangan Gen Z: Gaya Hidup dan FOMO

Gen Z sangat akrab dengan istilah seperti YOLO (You Only Live Once) dan FOMO, yang sering membuat mereka merasa “harus ikut tren” untuk tetap relevan dalam lingkaran sosial.

Sikap ini bisa memicu keputusan impulsif, seperti membeli barang viral atau ikut acara yang mahal hanya karena ingin terlihat up-to-date.

Hal ini terlihat juga dari studi yang menunjukkan hubungan erat antara literasi keuangan, gaya hidup, dan perilaku pengelolaan uang Gen Z.

Meskipun Gen Z sering memiliki akses ke layanan keuangan digital, keterampilan mengelola uangnya lebih banyak dipengaruhi oleh perilaku hidup mereka sendiri—termasuk keputusan konsumsi yang dipicu oleh tren. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X