Teknologi ini memberikan ketahanan ekstra serta performa pengereman layaknya mobil balap profesional. Selain itu, Lamborghini melengkapi Fenomeno dengan suspensi balap yang dapat disetel manual.
Fitur ini memungkinkan pengemudi menyesuaikan pengaturan mobil baik untuk kebutuhan lintasan sirkuit maupun kenyamanan berkendara di jalan raya.
Baca Juga: Bawa LIne UpLlengkap, Wuling Hadir di BCA Expo 2025, Cortez Darion EV Jadi Sorotan
Laris Manis
Meski baru diperkenalkan, semua unit Lamborghini Fenomeno sudah habis terjual. Hanya 29 unit yang dilepas ke publik. Satu unit eksklusif akan disimpan di museum pabrikan sebagai bagian dari sejarah Lamborghini.
Soal harga, Lamborghini tidak mengumumkan secara resmi. Namun, dengan status sebagai supercar paling bertenaga dan terbatas jumlahnya, dipastikan harganya mencapai jutaan dolar AS.
Dengan kata lain, Fenomeno bukan hanya kendaraan, tetapi juga investasi berharga bagi kolektor supercar dunia.***
Artikel Terkait
Wuling Air ev: Mobil Listrik Futuristik dengan Teknologi Canggih tapi Kenyamanan Masih Jadi Catatan
GIIAS 2025: MG4 EV Max Resmi Hadir di Indonesia, Spesifikasi, Harga, dan Keunggulannya
Mobil Listrik Jaecoo J5 EV Bikin Takjub di GIIAS 2025, Harga Pre Booking Mulai Rp350 Juta, Minat?
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X Mejeng di GIIAS 2025, Ini Harga dan Perbedaan Keduanya
Suzuki Pamerkan e-Vitara di GIIAS 2025, Mobil Listrik Modern, Mengaspal di Jalanan Indoneia Tahun Depan
Khusus untuk Pasar Indonesia, VinFast Luncurkan Mobil Listrik Setir Kanan di GIIAS 2025
BMW X3 Dinobatkan Sebagai SUV Favorit GIIAS 2025, Ini Keunggulan dan Kekurangannya