Awas! Penipuan Berkedok Arisan dan Investasi Online, Yuk Kenali Ciri-cirinya

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 14 Februari 2022 | 18:19 WIB
Ilustrasi: Publik diminta selalu wasdapa dengan ajakan penipuan bisnis modus arisan atau investasi online ilegal. (pic. bca.co.id)
Ilustrasi: Publik diminta selalu wasdapa dengan ajakan penipuan bisnis modus arisan atau investasi online ilegal. (pic. bca.co.id)

Dengan begitu, orang-orang terutama kalangan wanita/ibu-ibu akan mudah tergiur dengan tawaran tersebut.

Baca Juga: Resep Lengkap Sajian Lontong Cap Go Meh untuk Puncak Perayaan Imlek. Selamat Mencoba!

Setelah banyak orang yang bergabung, dan pelaku sudah meraup keuntungan dengan jumlah yang besar, pelaku akan menghilang begitu saja tanpa pesan.

Cara Menghindar Dari Penipuan Berkedok Arisan/Investasi Online

Kenali identitas usaha pemilik. Usaha yang legal akan memberikan informasi mengenai seluruh identitas usaha yang dijalani atau pribadinya secara terbuka, mulai dari nama pemilik, alamat lengkap, nomor telepon, hingga surat izin atas usaha yang dijalankan.  Sebaliknya, jika penipuan, tentunya akan menyembunyikan identitas usaha atau menggunakan identitas palsu.

Cari tahu system arisannya. Jangan terburu-buru ingin bergabung dengan arisan online. Cari tahu terlebih dahulu mengenai proses kerjanya. Anda berhak menanyakan secara detil, seperti bagaimana merekrut anggota, penyetoran, pengundian, cara memperoleh keuntungannya hingga sanksi jika ada salah satu anggota yang tidak amanah. Tujuannya agar tidak ada yang saling merasa dirugikan.

Baca Juga: Bikin Podcast Sendiri? Tak Harus Mahal Sob! Simak Tips Berikut Ini….

Jangan tergiur iming-iming keuntungan instan. Siapa sih yang tak tergiur dengan penarawan keuntungan yang besar? Penipuan arisan online yang sedang marak saat ini biasanya menawarkan iming-iming keuntungan berlipat-lipat dari dana yang telah disetor dalam periode tertentu. Jika tidak logis, lebih baik tolak saja. Sifat dari arisan/investasi online adalah system pyramid yang untung semu di awal, dan rugi di akhir.

Berani lapor ke pihak berwajib. Jika menjadi korban dalam penipuan arisan / investasi online, jangan ragu untuk melapor kepada pihak yang berwajib atau melapor melalui situs OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Tujuannya, agar para pelaku penipuan jera, dan tidak ada korban yang dirugikan.

Berinvestasilah di lembaga/instansi yang terpercaya. Carilah lembaga/instansi legal yang memberikan rasa aman, terpercaya dan pastinya menguntungkan. ***

 

Ikuti beragam berita terbaru, olahraga, lowongan pekerjaan dan informasi bermanfaat lainnya di TitikTemu.co

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: BCA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X