TITIKTEMU.CO – Publik tentu sudah sangat familiar dengan istilah tabungan dan deposito. Keduanya sama-sama merupakan produk bank yang digunakan untuk menyimpan uang.
Baik bank syariah maupun bank konvensional juga memiliki kedua jenis produk ini. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang harus diketahui agar masyararakat selaku nasabah dapat memaksimalkan dananya dengan baik.
Baca Juga: Timnas Indonesia Batal Mengikuti Piala AFF U23 di Kamboja Karena Badai Covid-19
Berikut beberapa perbedaan tabungan dan deposito di antaranya:
Yang pertama dari tujuan pembukaan. Pada tabungan, umumnya tujuan pembukaannya adalah untuk transaksional. Dana dalam tabungan biasanya disimpan untuk dapat digunakan sehari-hari dan ditarik sewaktu-waktu.
Sedangkan pada deposito biasanya untuk diinvestasikan dalam jangka waktu tertentu yang lebih panjang di masa mendatang. Misal dana pendidikan, dana untuk DP rumah, dana untuk pernikahan dan sebagainya.
Baca Juga: Cokelat Batangan dari Kota Batang Yang Sangat Berkualitas. Bisa untuk Hadiah Valentine Day nih!
Kemudian dari sisi waktu waktu penarikan, pada tabungan penarikan dana bisa dilakukan dengan lebih fleksibel dan bisa ditarik kapan saja. Sedangkan pada deposito tidak dapat ditarik kapan pun karena memiliki jangka waktu (biasanya 1, 3, 6, 12 bulan).
Sebelum tanggal jatuh temponya, maka deposito tidak dapat ditarik. Biasanya deposito akan cair secara otomatis di tanggal jatuh tempo, jika menarik dana deposito sebelum jatuh tempo biasanya akan dikenai dana penalti.
Dari sisi bagi hasil, pada deposito biasanya lebih besar dari tabungan. Hal ini karena pada tabungan dikenai biaya administrasi bulanan sedangkan pada deposito tidak sehingga bagi hasil deposito jadi lebih besar.
Selain itu pada tabungan terdapat fasilitas buku tabungan dan kartu ATM sedangkan pada deposito diberikan bilyet giro tanpa kartu ATM.
Meskipun keduanya berbeda namun baik tabungan maupun deposito dinyatakan tetap aman untuk menyimpan danamu karena sama-sama dijamin oleh pemerintah melalui LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). ***
Artikel Terkait
Hoax! Pecahan Uang Koin 100 ribu Tahun 2021. Begini Penjelasan Bank Indonesia!
Bersinergi Dengan Bank Jateng, Korem 074/Warastratama Launching Pelatihan UMKM Digital Untuk Babinsa
Hore! Biaya Transfer antar Bank Turun Jadi Rp2.500. Simak Daftar Bank-nya
Bank Jateng Catat Laba Usaha Tumbuh 14,7% Jadi Rp. 1,77 Triliun
Bank Jateng Cilacap Serahkan Doorprize Kredit: Ada Laptop, TV LED Sampai Sepeda MTB
Kebutuhan Bisnis Lebih Cocok Pakai Giro atau Tabungan Bank?
INFO LOKER : Pingin Kerja di Bank? Gabung Yuk di Program Magang Dharma Bank Jateng, Lulusan SMA Boleh Daftar