Manfaatkan Teknologi, Dua UMKM Tokopedia Ajak Publik Sayangi Bumi

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Selasa, 11 Januari 2022 | 10:19 WIB
Melalui dua UMKM ramah lingkungan Bukan Plastik dan Batik Mahkota Laweyan,  Tokopedia ajak publik bersama-sama menyayangi bumi dalam momentum  Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022. (pic. tokopedia)
Melalui dua UMKM ramah lingkungan Bukan Plastik dan Batik Mahkota Laweyan, Tokopedia ajak publik bersama-sama menyayangi bumi dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022. (pic. tokopedia)

TITIKTEMU.CO SURAKARTA - Hari Lingkungan Hidup di tanah air diperingati dengan beragam cara dengan sejumlah agenda menarik yang melibatkan berbagai komponen masyarakat, termasuk peran perusahaan swasta.

Salah satunya yang dilakukan Tokopedia. Perusahan perdagangan daring ternama itu membagikan dua kisah UMKM ramah lingkungan, dalam momentum Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022.

Baca Juga: KAI Access Dilengkapi Fitur Top Up dan Tagihan, Silahkan Dicoba Fitur Baru itu!

Baca Juga: Sandiaga Uno Optimis Sektor Parekraf Berkontribusi Besar Bangkitkan Ekonomi di Tahun 2022

Dua UMKM ramah lingkungan itu masing-masing Bukan Plastik (Semarang) dan Batik Mahkota Laweyan (Solo). 

External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya mengungkapkan,  dengan tagar #SelaluAdaSelaluBisa Tokopedia  mengajak dan mendukung masyarakat Indonesia dalam berperan aktif menjaga lingkungan.

Baca Juga: Tiga Raksasa Digital Indonesia Kawal Solo Menuju Smart City

“Salah satunya dengan memberikan panggung bagi para pegiat usaha lokal yang mengusung produk atau inisiatif ramah lingkungan,” ujar Ekhel dalam rilis yang diterima TITIKTEMU.CO.

Bukan Plastik, Gunakan Ketela & Bambu Pengganti Kantong Plastik

Bukan Plastik merupakan salah satu contoh UMKM asal Semarang di Tokopedia yang menawarkan alternatif dari plastik sekali pakai.

Produk  Bukan Plastik menggunakan material organik yang ramah lingkungan khususnya untuk kantong belanja dan sedotan.

Baca Juga: Dinilai Inovatif, Aplikasi Libas Polrestabes Semarang Raih Penghargaan JMSI

Berawal dari kegemaran membaca sejak kecil dan kesadaran akan pentingnya melestarikan bumi, Aisa Putri Wibowo mendirikan usaha Bukan Plastik pada April 2020 guna mengajak masyarakat maupun pegiat usaha lain dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Dalam pembuatan kantong, kami menggunakan material saripati ketela yang dapat mudah terurai di tanah dalam waktu 180 hari. Sedangkan untuk pengganti sedotan kami memakai bambu yang dibuat secara manual,” ungkap Aisa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Tokopedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X