TITIKTEMU.CO – PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Desember 2025. Kebijakan ini masih berlaku pada Selasa, 16 Desember 2025, dan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.
Aturan tersebut merupakan perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 terkait formula harga dasar BBM jenis bensin dan solar yang dijual di SPBU.
Dalam penyesuaian ini, seluruh BBM nonsubsidi mengalami kenaikan harga, di antaranya Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap tidak mengalami perubahan.
Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini dipatok Rp12.750 per liter, naik dari sebelumnya Rp12.200 per liter. Pertamax Turbo naik menjadi Rp13.750 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 dibanderol Rp13.500 per liter.
Adapun Dexlite mengalami kenaikan menjadi Rp14.700 per liter dan Pertamina Dex kini dijual Rp15.000 per liter. Sementara itu, Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Bio Solar bertahan di harga Rp6.800 per liter.
Harga BBM Pertamina 16 Desember 2025
Aceh, Sumatera Utara
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.500 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.400 per liter
Dexlite: Rp14.200 per liter
Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp11.500 per liter
Dexlite: Rp13.000 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp13.050 per liter
Pertamax Turbo: Rp14.350 per liter
Dexlite: Rp15.300 per liter per liter
Pertamina Dex: Rp15.600 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Baca Juga: Satgas PKH Temukan Dugaan Pidana di Balik Banjir Sumatera, Sejumlah Perusahaan Mulai Diselidiki