DP yang besar akan memperkecil jumlah pinjaman. Dengan pinjaman lebih kecil, cicilan per bulan otomatis menjadi lebih ringan.
3. Tenor atau jangka waktu
Tenor panjang, misalnya 20–25 tahun, membuat cicilan bulanan lebih rendah. Namun konsekuensinya, total bunga yang dibayarkan akan jauh lebih besar.
4. Suku bunga KPR
Pada awal kredit, bank biasanya menawarkan bunga tetap (fixed). Setelah periode tertentu, bunga akan berubah menjadi floating dan mengikuti kondisi pasar.
5. Biaya tambahan
Selain cicilan, ada biaya lain seperti provisi, administrasi, asuransi jiwa, dan asuransi kebakaran yang perlu disiapkan sejak awal.
Baca Juga: Update Harga Motor Yamaha 2026: Lengkap dari Skutik Harian hingga Motor Premium
Simulasi KPR 2026 untuk Gaji Rp6 Juta
Agar lebih mudah dipahami, berikut simulasi sederhana KPR untuk pekerja dengan gaji Rp6 juta per bulan:
Harga rumah: Rp250 juta
DP 20%: Rp50 juta
Plafon KPR: Rp200 juta
Tenor: 20 tahun
Estimasi bunga rata-rata: menyesuaikan kebijakan bank
Artikel Terkait
Mengenal KPR Subsidi: Pilihan Jenis Rumah, Syarat Pengajuan, dan Bedanya dengan KPR Non-Subsidi
Panduan Lengkapnya Mengajukan KPR Subsidi, Cek Daftar Bank Penyalur FLPP 2026
Tabel Angsuran KPR Bank BUMN 2026: Bunga Rendah, Syarat Mudah
Cicilan KPR Terasa Berat? Ini Panduan Lengkap Take Over KPR 2026 Agar Bunga Lebih Ringan
Daftar Bank dengan Bunga KPR Terendah 2026, Ini Pilihan Paling Menguntungkan Beli Rumah