Pemerintah Kaji Skema Baru untuk Kelonggaran Pembayaran Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 14:08 WIB
Pemerintah Indonesia masih mencari skema terbaik terkait sisa utang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. (setneg.go.id)
Pemerintah Indonesia masih mencari skema terbaik terkait sisa utang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. (setneg.go.id)

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengadakan rapat khusus membahas utang proyek Whoosh yang kini tercatat mencapai sekitar Rp116 triliun.

Danantara, superholding BUMN yang menaungi proyek KCJB, saat ini tengah mengkaji opsi restrukturisasi pinjaman agar beban pembiayaan bisa lebih ringan.

Baca Juga: Mahfud MD: KPK Bisa Panggil Jokowi Terkait Dugaan Kejanggalan Proyek Kereta Cepat Whoosh

Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pembayaran utang proyek KCJB tidak akan menggunakan dana APBN.

Menurutnya, sejak berdirinya superholding Danantara, seluruh dividen BUMN telah menjadi milik entitas tersebut dan tidak lagi masuk sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

“KCIC itu kan di bawah Danantara. Jadi mereka sudah punya manajemen sendiri dan mengelola dividennya sendiri,” jelas Purbaya saat media briefing di Sentul, Bogor, pada 10 Oktober 2025.

“Mereka harus bisa mengelola pembiayaan KCJB dari situ, tanpa membebani APBN,” tegasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X