Industri Asuransi Syariah di Persimpangan: Tantangan Modal, Konsolidasi, dan Kepercayaan Publik

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:36 WIB
Pakar asuransi syariah, Erwin Noekman, ST, MBA, menilai industri asuransi syariah di Indonesia tengah menghadapi ujian besar di tengah tekanan persaingan dan regulasi ketat.  (Dok. UINSU)
Pakar asuransi syariah, Erwin Noekman, ST, MBA, menilai industri asuransi syariah di Indonesia tengah menghadapi ujian besar di tengah tekanan persaingan dan regulasi ketat. (Dok. UINSU)

Erwin menegaskan, tidak ada satu strategi yang cocok untuk semua perusahaan.
Setiap entitas harus menyesuaikan pendekatan dengan kemampuan modal, risiko, dan target bisnis masing-masing.

“Kombinasi merger selektif, rights issue, dan efisiensi operasional bisa menjadi pilihan realistis menuju pemenuhan modal pada 2026 dan klasifikasi KPPE pada 2028,” ujar Erwin.

Ia menekankan pentingnya analisis risiko yang matang, komunikasi terbuka dengan regulator, dan keterlibatan pemegang polis dalam setiap proses transformasi.

Dengan dukungan regulasi yang adaptif dan strategi yang terarah, Erwin optimistis industri asuransi syariah Indonesia akan tumbuh lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan di masa depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X