“Dulu kami UMKM yang masih gaptek. Di Rumah BUMN BRI Solo, kami mulai belajar dasar-dasar manajemen usaha mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran di e-commerce, hingga branding agar produk lebih dikenal. Kemudian melalui pameran BRI UMKM EXPO(RT), akhirnya membukakan kami akses bertemu dengan buyer luar negeri,” jelas Eko.
Selain pendampingan dan pameran, kata Eko, dukungan pembiayaan turut berperan penting dalam perjalanan EANK Solo.
Ia menyebut, melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, pembiayaan ini digunakan untuk mendanai kebutuhan operasional harian, mulai dari pembelian bahan baku sesuai permintaan pasar.
Baca Juga: TRIK Cepat Monetisasi Facebook Pro untuk Kreator Pemula Terbaru 2025
“Pendanaan dari KUR sangat membantu kita menambah modal kerja. Dari KUR, kita bisa menjaga keberlanjutan produksi, meningkatkan kualitas, sekaligus berani mengambil peluang baru di pasar. Proses pengajuannya di BRI juga mudah dan cepat,” jelasnya.
Eko menilai akses bantuan modal ini berhasil menumbuhkan omzet bisnisnya yang stabil di kisaran Rp15–25 juta per bulan.
Dirinya menambahkan, untuk saat ini kapasitas produksi sangkar terjaga konsisten, dengan ukuran sedang mencapai 15–20 unit per bulan dan ukuran besar sekitar 10 unit per bulan.
Seiring pertumbuhan usaha tersebut, tak lupa EANK Solo juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dengan pembukaan lapangan kerja. Di mana, EANK Solo berhasil memberdayakan warga dengan melibatkan 2 pekerja di workshop, 2 tukang ukir, serta 4 pengrajin rumahan dari lingkungannya.
Terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI terus berkomitmen mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan terus berkembang.
Menurut Dhany UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia terus didorong eksistensinya di kancah global.
“Dengan kualitas produk yang semakin baik dan semangat inovasi yang tinggi, pelaku UMKM mampu menarik minat banyak pembeli luar negeri,” ungkapnya.
Melalui sejumlah program pemberdayaan BRI, produk lokal yang ada harus dioptimalkan menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar.
Selanjutnya, akses ke KUR yang mudah dan cepat juga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha mikro untuk terus mengembangkan bisnis tanpa terbebani bunga yang tinggi.
Artikel Terkait
Menteri PKP Maruarar Sirait: KUR Perumahan Hadir untuk Dukung UMKM dan Kontraktor Lokal
BRI Berhasil Salurkan KUR Rp114,28T kepada 2,5 juta UMKM, Ekonomi Rakyat Bangkit
Banyak Diminati Pasar, Pelaku UMKM asal Lampung Berhasil Kembangkan Produk Olahan Nanas dengan Modal KUR BRI
Aturan Baru KUR Perumahan: Purbaya Gulirkan Subsidi Bunga KPR Hingga 10 Persen
Berangkat Dari Hobi, Lahirlah Kopi Toejoean Bisnis Lokal Makin Tumbuh dan Naik Kelas berkat Pendampingan BRI
Jadi Banking Partner di Gelaran Halal Indo 2025, BRI Dukung Akselerasi Industri Halal Nasional
Percepat Penyaluran KPR FLPP, BRI Dukung Realisasi Program 3 Juta Rumah dan Asta Cita Pemerintah