TITIKTEMU.CO, Jakarta – BRI terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan pemberdayaan dan pendampingan bagi pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat meningkatkan skala bisnis dan mengembangkan usahanya.
Salah satu inisiatif keberadaan platform digital LinkUMKM oleh BRI yang mampu menjembatani kebutuhan pelaku UMKM terhadap akses pasar, pembiayaan, pelatihan serta pendampingan usaha.
Baca Juga: SUDAH DIBUKA! Pendaftaran Ujian Masuk PTKIN 2025, Ini Cara Daftar dan Jadwalnya
LinkUMKM tidak hanya menjadi tempat bertemu antara pelaku usaha dan pembeli, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran LinkUMKM memberikan dampak nyata bagi banyak pengusaha UMKM, salah satunya pemilik usaha makanan sehat Serela Food di Kalideres, Jakarta Barat, Jelita Puspa Agustin.
Baca Juga: SAH! Anggota Dewan Pers Yang Baru Sudah Ditetapkan Oleh Presiden. Mulai Bekerja Pertengahan Mei
Dengan memanfaatkan fitur-fitur dalam LinkUMKM, Jelita berhasil memperluas skala usaha dan penjualan produknya.
Agustin memulai usahanya menjual coklat karakter dan cereal bar pada tahun 2015. Seiring berjalannya waktu, Jelita melakukan pengembangan produk usaha dengan menjual crispy brownies, aneka cookies snack, sereal, dessert, dan makanan ringan lainnya dengan brand bernama “Serela Food”.
Ia menjual berbagai makanan tersebut secara online di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli dan Whatsapp.
Baca Juga: Bali Nature, UMKM Bali yang Tembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI. Ini Kisahnya!
“Pada tahun 2022 saya ingin mengembangkan usaha saya dan mulai bergabung di Rumah BUMN BRI. Sejak masuk pada ruang lingkup tersebut saya mendapatkan pelatihan-pelatihan usaha sampai akhirnya saya mengenal platform LinkUMKM dari BRI,” ungkap Agustin.
Dari berbagai fitur dalam LinkUMKM salah satunya yang dimanfaatkan adalah fitur Smart UMKM, dimana dalam fitur ini menawarkan pelatihan digital seperti kompetensi usaha, termasuk skala usaha, kepemimpinan, inovasi, pemasaran, operasional, keuangan, dan lainnya. Pelaku UMKM dapat mengikuti modul pelatihan, konsultasi, literasi keuangan, dan simulasi kredit untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka.
Baca Juga: BRI Mediapreneur Talks Promedia: Roadshow Jurnalisme Berkualitas di Kota Serang
Berkat fitur Smart UMKM, Jelita mampu menganalisis skala usahanya dalam memahami posisi kelas bisnisnya, serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan daya saing usahanya.
Artikel Terkait
Airlangga Hartarto: Isu Barang Bajakan di Mangga Dua Tak Masuk Agenda Dagang RI-AS
Serius Pangan Nusantara, Brand Kopi Lokal Tembus Pasar Global Berkat Pemberdayaan BRI
Link Pengumuman Beasiswa Garuda Gelombang 1 Tahun 2025, Jadwal dan Tahapan Beasiswa
Pekerjaan yang Terancam Punah Akibat AI: Siapkah Anda?
Bali Nature, UMKM Bali yang Tembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI. Ini Kisahnya!