TITIKTEMU.CO, Jakarta – BRI bersama-sama dengan BPJS Ketenagakerjaan bersinergi mendorong perlindungan sosial bagi pekerja informal.
BRI terus menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau Pekerja Informal.
Baca Juga: Menag Ungkap Libur Lebaran Sekolah 20 Hari, Terhitung dari Tanggal Ini
Melalui program Kebut Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di AgenBRILink 2024, BRI bersama-sama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan kepada AgenBRILink terbaik yang berperan aktif dalam memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja informal.
Salah satu pencapaian luar biasa dalam program ini diraih oleh Narsun dari AgenBRILink BRILIANT COMMUNICA. Dengan mendaftarkan 7.215 Pekerja BPU menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, ia berhasil memenangkan Grand Prize berupa mobil. Prestasi ini tidak hanya mencerminkan angka, tetapi juga dampak sosial yang nyata bagi masyarakat pekerja informal di Indonesia.
AgenBRILink merupakan inovasi BRI dalam memperluas layanan keuangan sekaligus menjadi penggerak dalam memperkenalkan jaminan sosial kepada Pekerja BPU.
Dengan jaringan yang menjangkau lebih dari 80% desa di Indonesia, AgenBRILink telah menjadi garda terdepan dalam mendorong perlindungan sosial yang lebih luas.
Baca Juga: Dorong Keberhasilan Cokelat Ndalem Bukti Keberpihakan BRI Terhadap UMKM
”AgenBRILink bukan hanya sarana transaksi keuangan, tetapi juga menjadi solusi bagi pekerja informal untuk mendapatkan perlindungan sosial,” ujar Muhammad Candra Utama, Senior Executive Vice President (SEVP) BRI dalam keteranganya, Selasa (11/3/2025).
Menurut Candra Utama, dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, BRI memastikan bahwa semakin banyak masyarakat yang memiliki jaring pengaman sosial dari risiko pekerjaan.
Keberhasilan Narsun tidak hanya sekadar jumlah pendaftaran, tetapi juga menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan proaktif dapat mengubah pola pikir masyarakat terkait perlindungan sosial. Dengan strategi jemput bola, ia aktif mengedukasi dan berkolaborasi dengan perangkat desa, serta memberikan pemahaman tentang manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Upaya ini membuktikan bahwa AgenBRILink berperan sebagai penggerak perubahan sosial yang signifikan.
Baca Juga: BRI Dukung Penuh Implementasi Regulasi Baru DHE SDA
Program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan utama bagi Pekerja BPU, termasuk JKK yang menanggung biaya pengobatan dan santunan bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, JKM yang memberikan santunan bagi keluarga pekerja yang meninggal dunia, serta JHT yang menyediakan dana hari tua bagi pekerja agar memiliki jaminan finansial di masa depan.
Dengan kolaborasi erat antara BRI dan BPJS Ketenagakerjaan, perlindungan sosial bagi pekerja informal semakin terjangkau dan mudah diakses.
BRI dan BPJS Ketenagakerjaan terus mempercepat pendaftaran kepesertaan melalui program joint marketing dengan AgenBRILink sebagai ujung tombak. Inisiatif ini bertujuan agar semakin banyak pekerja informal yang terlindungi oleh jaminan sosial. Muhammad Candra Utama menekankan,
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Hapus Kelas 1,2,3, Berapa Besaran Iuran Terbaru dan Perbedaan Fasilitasnya?
Sudah Bisa Dimanfaatkan Per 1 Februari, Ini Cara Periksa Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Meski Tanpa BPJS Kesehatan
Benarkah ada Kenaikan Iuran BPJS 2026? Menkes Bakal Temui Sri Mulyani!
BRI LIGA 1 2025/2025 Tetap Hadir di Bulan Suci Ramadan 1446 H
Lebaran 2025 BRI Siapkan Rp32,8 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Uang Tunai Hingga Pelosok
Ramadan 2025, Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat BRI Group Berbagi 100.000 Paket Sembako ke Panti Werdha