Saat Wali Kota Medan Bobby Nasution tengah malam turun melihat kondisi banjir di Kelurahan Tanjung Rejo Medan

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Sabtu, 19 November 2022 | 08:26 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution Jumat (18/11) malam meninjau kondisi banjir di Kelurahan Tanjung Rejo Medan Sunggal. (pic. prokopim pemko medan)
Wali Kota Medan Bobby Nasution Jumat (18/11) malam meninjau kondisi banjir di Kelurahan Tanjung Rejo Medan Sunggal. (pic. prokopim pemko medan)

Baca Juga: Ganjar Pranowo Dampingi Presiden Jokowi dan Presiden Persatuan Emirat Arab Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed

Bobby Nasution berada di lokasi hingga Sabtu 19 Nopember 2022 dinihari tadi. Setelah memastikan seluruh warga yang menjadi korban banjir terlayani dengan baik, barulah meninggalkan lokasi.

Namun sebelum pergi, Bobby Nasution saat ditanya wartawan menjelaskan, semua pemukiman warga yang berdekatan dengan sungai dipastikan terkena banjir.

"Selain itu banjir juga menerpa banyak jalan protokol karena drainase yang ada penuh dan tertahan di hilir yang hendak menuju ke sungai. Akibatnya air pun menggenangi jalan protokol," kata Bobby Nasution.

Baca Juga: Lengkap! Jadwal Piala Dunia 2022 Lengkap dengan Schedule Siaran Langsung TV

Terkait banjir yang terjadi di Jalan Perjuangan, Bobby Nasution menjelaskan, penyebabnya karena drainase dan sungai yang dipenuhi air.

"Begitu air sungai turun, banjir pun ikut turun. Jadi jangan bilang Wali Kota menyalahkan sungai. Yang pasti penyebab banjir ada dua yakni drainase dan sungai," ungkapnya.

Mengatasi persoalan sungai ini, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Sumut dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II selaku pihak yang berwenang dalam penanganan sungai agar melakukan normalisasi.

Baca Juga: Lepas kaos usai manggung, Widy Vierratale dilaporkan ke Bareskrim. Ini alasan Widy hanya pakai sport bra

"Kami mendorong untuk dilakukannya normalisasi sungai. Dengan demikian jika di gunung hujan, maka ketinggian air tidak seperti ini lagi. Artinya, jika ketinggian air sungai dapat kita kontrol dengan baik, otomatis aliran drainase bisa lebih cepat," paparnya.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Medan HM Husni yang ditemui di lokasi banjir menjelaskan, banjir terjadi dipicu cuaca ekstrim dan tingginya intensitas hujan di hulu sungai yang bermuara ke Kota Medan. Kondisi itu, imbuhnya, menyebabkan kawasan yang dilintasi sungai menjadi banjir.

"Ada beberapa titik yang menjadi konsentrasi evakuasi yakni Jalan Perjuangan, Kelurahan Hamdan, Aur dan Badur serta Perumahan Bumi Asri. Saat ini tim kita tengah melakukan evaluasi," jelas Husni.

Baca Juga: Tentukan pilihan kuliner di Pekalongan: Nasi Megono Pak Bon, Garang Asem H Masduki atau Pindang Tetel Mbak Isa

Selanjutnya Husni menjelaskan, warga yang dievakuasi di Jalan Perjuangan ditempatkan di Masjid Al Huda Lingkungan XIII.

Saat ini, jelasnya, ada 31 warga yang ditampung di masjid tersebut dengan perincian bayi 2 orang, anak-anak 7 orang, dewasa laki-laki 4 orang dan dewasa perempuan 18 orang. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Prokopim Pemko Medan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X