Sebelumnya Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty di Gunungkidul, Selasa, mengatakan berdasarkan penelusuran ada 125 warga yang ikut menyembelih dan mengonsumsi daging sapi yang positif antraks.
Ia mengatakan warga yang diambil sampel darahnya mengalami gejala luka-luka khas antraks. Ada juga yang mengalami diare, mual, pusing, dan sebagainya. Mereka yang bergejala maupun tidak sudah mendapatkan antibiotik sebagai penanganan.***