Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Diperingati Dengan Teater

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Minggu, 15 Oktober 2023 | 21:00 WIB
Peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang  dengan teater di kawasan Tugu Muda (Pemprov Jateng)
Peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang dengan teater di kawasan Tugu Muda (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menghadiri Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, yang digelar di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Sabtu (14/10) malam.

Sumarno mengingatkan kepada semua pihak, agar tetap menjaga kebersamaan dan gotong royong menghadapi tahun politik. Sebab, pesta demokrasi yang akan digelar tahun depan mensyaratkan keamanan dan ketertiban, sehingga penting untuk dijaga bersama.

“Di tahun-tahun politik ini yang jauh lebih penting adalah keguyuban,” kata dia.

Oleh karena itu, menurut dia, hal-hal yang berpotensi mengancam persatuan dan kedamaian harus dihindari.

Menurutnya, peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang menjadi momentum untuk mengenang sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan, semangat gotong royong, dan kebersamaan, untuk menciptakan masyarakat yang adil dan damai.

Baca Juga: Masjid An Nur , Bekas Persembunyian Pangeran Diponegoro Di Semarang

Dalam kesempatan itu, Sekda Sumarno juga membacakan amanat Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, di hadapan peserta upacara dan ribuan orang yang memenuhi kawasan Tugu Muda Kota Semarang.

Nana berpesan, Pertempuran Lima Hari Semarang merupakan peristiwa sejarah yang menandai perjuangan warga Semarang dan Indonesia, dalam bersama-sama mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peristiwa itu terjadi pada 14-18 Oktober 1945. Para pahlawan bersatu memperjuangkan kemerdekaan melawan penjajah Jepang. Saat itu, para pahlawan bertarung untuk hak dasar keadilan dan kebebasan, yang akhirnya dapat dinikmati hingga kini.

Setali tiga uang, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan, perjuangan saat ini adalah menciptakan masyarakat yang sejahtera, dan berupaya mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045.

“Untuk itu seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, harus bersama bersatu, menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” kata dia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X