TITIKTEMU.CO, Ribuan warga memadati sisi kanan dan kiri jalan dari selatan Alun-alun hingga dengan Stadion Krida Rembang. Kedatangan mereka untuk menonton kirab budaya dalam rangka HUT ke-78 Republik Indonesia, Sabtu (19/8).
Arak-arakan kirab budaya diawali dari pasukan Paskibraka, yang dilanjutkan perwakilan siswa SD, guru-guru, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan desa wisata.
Sejumlah peserta kirab mampu menarik perhatian penonton, di antaranya puluhan kereta kuda yang dinaiki Bupati Rembang Abdul Hafidz dan istri, Wakil Bupati Mochamad Hanies Cholil Barro’ beserta istri, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Forkopimda) serta Kepala OPD. Bahkan, anak-anak tampak tidak sungkan menghampiri sejumlah kereta kuda. Sebab, mereka mendapat permen dari bupati, jajan dari wabup, dan minuman dari Kapolres AKBP Suryadi.
Antusiasme tidak hanya dari penonton. Para pedagang juga merasa senang dengan adanya kirab budaya. Warga Kelurahan Kutoharjo Kecamatan Rembang Sinarwati mengaku senang, sebab dagangannya laris manis.
“Ini jualan ya sekalian nonton, alhamdulillah laris,” ungkapnya.
Baca Juga: Pekmkab Wonogiri Gelar Karnaval Serentak Di Tiap Kecamatan
Tak hanya pedagang dari Kabupaten Rembang, tetapi juga ada sejumlah pedagang dari luar kota. Salah satunya penjual es teh dari Kabupaten Blora Keysa.
“Alhamdulillah lumayan, biasanya kalau ada event- event, apalagi sekarang banyak karnaval. Ini sudah laku 30-an,” ujarnya.
Bupati Rembang Abdul Hafidz menuturkan, kirab budaya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Hari Kemerdakaan RI.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung keberlangsungan berbangsa dan bernegara, yang dibuktikan hari ini kita bersama-sama mengikuti kirab budaya, dalam rangka Hari Jadi Rembang, sekaligus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ” tandasnya.
Senada, Pemkab Jepara juga menggelar karnaval budaya, yang bertema Jepara Spectacular Carnival, Sabtu (19/8/2023).
Pada karnaval tersebut menghadirkan penampilan dari semua kecamatan di Kabupaten Jepara, terkecuali Karimunjawa. Setiap kecamatan, diwakilkan oleh minimal tiga desa, yang menampilkan potensi dan ciri khas daerah masing-masing.
Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta mengatakan, di desa banyak kearifan lokal yang bisa ditampilkan dalam karnaval budaya 2023.
“Saya berharap, tidak hanya tiga desa, tetapi semua desa harus tampil,” katanya.
Artikel Terkait
Kirab Pusaka Malam 1 Sura Kelilingi Mangkunegaran. GPH Paundrakarna Pimpin Kirab dengan Tapa Mbisu
Malam 1 Suro , Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta. Lima Kebo Bule jadi Cucuk Lampah
Begini Kalau Ratusan Pedagang Pasar Kliwon Temanggung Gelar Kirab
Satu Abad Desa Selo Diperingati Kirab Seribu Tumpeng
Duplikat Bendera Merah Putih dan Naskah Teks Proklamasi Kembali ke Monas Dengan Kirab Budaya