Dia mendirikan sanggar seni yang menjadi tempat belajar bagi generasi muda yang ingin menekuni dunia pedalangan. Dia menanamkan nilai disiplin, rasa hormat terhadap guru, dan kecintaan terhadap seni tradisional.
Banyak muridnya kini telah menjadi dalang terkenal di berbagai daerah. Mereka membawa semangat yang sama: menjaga agar seni wayang tidak punah oleh arus modernisasi.
“Ki Anom bukan hanya dalang, tapi guru besar bagi kami. Belajar dari beliau bukan cuma soal teknik, tapi juga soal sikap hidup dan filosofi,” ujar salah satu muridnya.
Simbol Ketekunan dan Dedikasi
Sampai akhir hayatnya, Ki Anom Suroto tetap aktif di dunia pedalangan. Dia kerap hadir di berbagai acara budaya dan menjadi narasumber dalam seminar tentang pelestarian seni tradisional.
Setiap kali naik panggung, penonton selalu menaruh rasa hormat. Bukan hanya pada pertunjukannya, tapi juga pada perjalanan hidupnya yang penuh pengabdian.
Dalam setiap sabetan wayang, suluk yang merdu, dan petuah bijak yang dilantunkan, tersimpan nilai-nilai kehidupan yang dalam: kesabaran, keteguhan, dan cinta terhadap budaya.
Lebih dari sekadar dalang, Ki Anom Suroto adalah simbol ketulusan dan dedikasi terhadap kesenian Jawa.
Sosoknya membuktikan bahwa seni tradisi tidak akan pernah mati, selama ada orang-orang yang mencintai dan menjaganya dengan sepenuh hati.
Dengan suara emas yang abadi dan karya yang melampaui zaman, nama Ki Anom Suroto akan selalu dikenang sebagai penjaga ruh kebudayaan Jawa yang terus hidup dari generasi ke generasi.***
Artikel Terkait
Dorce Gamalama Meninggal Dunia karena Covid 19, Rabu Pagi, setelah Tiga Minggu Dirawat di Rumah Sakit
KABAR DUKA! Penyebab Babe Cabita Meninggal Dunia Setelah Berjuang Lawan Penyakit Langka
Babe Cabita, Komika Terkenal Indonesia Meninggal Dunia karena Anemia Aplastik, Apa Itu?
Artis Legendaris Titiek Puspa Meninggal Pada Usia 87 Tahun. Sempat menulis 61 lagu saat dalam perawatan sakitnya
Pesan Menyentuh Titiek Puspa yang Baru Terungkap Setelah Wafat, Tentang Kurangnya Perhatian Terhadap Seni Budaya Leluhur
Titiek Puspa Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta, Setelah Karir Panjangnya Selama 75 Tahun di Dunia Seni
Mengenang Titiek Puspa: Ikon Musik Indonesia di Tengah Gempuran Budaya Barat
Kisah Titiek Puspa dan Warisan Musik Istana: Dari Nama Pemberian Soekarno hingga Grup Lensois
Mengenang Raminten: Asal-usul dan Warisan Budaya Kuliner Sarat Budaya dari Almarhum Hamzah Sulaiman
Profil Rayyan Arkan Dikha, Penari Cilik Pacu Jalur Riau yang Viral Mendunia, Duta Pariwisata Muda dari Riau
Siapa Ahmad Sahroni? Ini Profil Lengkap Politisi NasDem yang Tuai Kritik hingga Ditantang Debat soal "Orang Tolol Sedunia"