Desa Patemon di Situbondo
Di desa wisata megalitikum Desa Patemon ini sedikitnya terdapat 26 peti jenazah dari batu atau sarkofagus.
Ditemukan juga sisa perburuan liar pada zaman megalitikum di dekat sarkofagus.Tim peneliti juga menemukan bermacam bekal kubur.
Beberapa di antaranya berupa manik-manik, fragmen gerabah, dan fragmen alat pertukangan dari zaman megalitikum.
Baca Juga: Pantai Gading Purba, Wisata Alternatif di Seputaran Waduk Gajah Mungkur
Desa Megalitik Lembah Bada
Sisa-sisa peninggalan zaman prasejarah sangat kental di Lembah Bada. Masyarakat setempat masih mengenakan baju dari kayu.
Lembah Bada di huni oleh Suku Lore, terletak di Desa Lengkeka, Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Sejak dulu masyarakat Bada menggunakan kulit kayu sebagai bahan pakaian. Lembaran kain kulit kayu kering dibuat blus, celana, daster, selimut, dan ikat kepala.
Peneliti dari Universitas Surugadai, Jepang, Isamu Sakamoto, menyebut tradisi itu sudah ada pada zaman Neolitikum sekitar 3.600 tahun lalu.***
Artikel Terkait
Waah Baru Tahu , Rupanya Malioboro Bisa Ditemui Di Bandara YIA
Lagi Tren, Ini 7 Destinasi Wisata Kopi Terbaik
Terbersih di Dunia, Ini Keunikan Desa Wisata Penglipuran di Bali
Kitagawa Pesona Bali, Miniatur Kampung Bali di Wonogiri. Instagramable Banget!
Menikmati Senja di Ujung Senja