Sabtu-Minggu di Purwokerto, Kuliner dan Liburan Slow Living Seru di Kaki Gunung Slamet

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:05 WIB
Sabtu-Minggu di Purwokerto,  Kuliner dan Liburan Slow Living Seru di Kaki Gunung Slamet. (Wikipedia)
Sabtu-Minggu di Purwokerto,  Kuliner dan Liburan Slow Living Seru di Kaki Gunung Slamet. (Wikipedia)

Sesampainya di lokasi, air terjun yang jernih dan tidak terlalu deras cocok untuk bermain air atau sekadar bersantai.

Tak jauh dari sana, ada juga Curug Kembar yang menghadirkan pemandangan unik dengan dua aliran air yang berdampingan.

Jika masih punya waktu, pengunjung bisa menjelajahi spot lain seperti Telaga Sunyi, Hutan Pinus Limpakuwus, hingga Pancuran Pitu.

Pancuran Pitu menjadi salah satu destinasi paling unik. Air panas alami yang keluar dari tujuh pancuran dipercaya memiliki khasiat kesehatan, mulai dari membantu mengatasi penyakit kulit hingga merilekskan tubuh.

Baca Juga: Widosari, Oase Menoreh:  Seperti Pulang ke Kampung Halaman 

Hari Kedua: Eksplorasi Kota dan Budaya Lokal

Memasuki hari kedua, saatnya menjelajahi pusat kota Purwokerto. Salah satu destinasi yang menarik adalah Museum Jenderal Soedirman yang menyimpan sejarah perjuangan pahlawan nasional.

Selain itu, ada juga Museum Wayang Banyumas yang menampilkan kekayaan seni tradisional daerah.

Jangan lupa mampir ke ikon modern kota, Menara Pandang Teratai. Dari ketinggian sekitar 117 meter, kamu bisa menikmati panorama 360 derajat yang memperlihatkan keindahan kota, hamparan sawah, hingga siluet Gunung Slamet.

Menjelajah kota ini juga menyenangkan karena masih banyak bangunan bergaya kolonial Belanda yang berdiri kokoh. Kawasan seperti Jalan Yos Sudarso dan Jalan BKR menghadirkan nuansa klasik yang unik.

Baca Juga: Butuh Waktu Sendiri? Ini 6 Wisata Alam di Jogja untuk Me Time dan Healing Saat Malam Tahun Baru 

Surga Kuliner Khas Banyumas

Liburan ke Purwokerto belum lengkap tanpa mencicipi kuliner , seperti Sroto Sokaraja dengan kuah kacang gurih, Getuk Goreng yang manis legit, dan Tempe Mendoan. Ada juga Klanting yang cocok jadi oleh-oleh.

Slow Living yang Bikin Betah

Salah satu hal yang paling dirasakan saat berada di Purwokerto adalah suasananya yang tenang. Kota ini menawarkan ritme hidup yang lebih santai, jauh dari tekanan dan kesibukan kota besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X