TITIKTEMU.CO - Di balik tenangnya perbukitan Menoreh, Desa Wisata Widosari menjadi salah satu destinasi paling menarik untuk dikunjungi di Kulon Progo, Yogyakarta.
Desa ini menawarkan udara sejuk, pemandangan spektakuler, hingga pengalaman budaya yang autentik. Cocok bagi siapa saja yang ingin jeda sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Terletak di Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Desa Wisata Widosari berada di ketinggian sekitar 900 mdpl.
Lokasinya berjarak sekitar 36 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, atau sekitar 1 jam 15 menit perjalanan, menawarkan suasana alami, tenang, dan damai.
Tidak heran kalau banyak yang menyebut Widosari sebagai permata tersembunyi di Menoreh. Cocok untuk healing.
Baca Juga: Solo: Kota dengan Ritme Hidup Lambat, Tempat Ideal untuk Slow Living?
Panorama Alam Menoreh
Daya tarik utama Desa Wisata Widosari tentu saja adalah keasrian alamnya. Berada di perbukitan Menoreh bagian utara, desa ini dikelilingi hamparan hijau yang terjaga dengan baik.
Udara pegunungan yang sejuk, pepohonan rimbun, dan pemandangan yang Instagram-worthy menjadi alasan mengapa banyak wisatawan betah berlama-lama di sini.
Salah satu ikon dari Widosari adalah puncaknya yang terkenal, lengkap dengan view spektakuler ke arah perbukitan.
Tidak hanya menawarkan foto cantik, kawasan ini juga menghadirkan ketenangan yang jarang ditemui di destinasi wisata populer lainnya.
Baca Juga: Slow Living di Jogja: Menikmati Hidup Melambat, Tapi Tidak Murah
Puncak Widosari: Batu Purba Ikonik yang Menyimpan Cerita
Daya tarik paling populer di desa ini adalah Puncak Widosari, sebuah batu purba raksasa yang bentuknya menyerupai wajah manusia dari salah satu sisinya.
Artikel Terkait
Salatiga, Kota 'Selow' yang Cocok untuk Slow Living, Ini Alasannya
Ini Alasan Purwokerto Cocok Jadi Kota Impian untuk Slow Living dan Menikmati Pensiun
Mimpi Slow Living: Benarkah Hidup di Desa Bakal Selalu Nyaman?
Slow Living di Temanggung: Hidup Tenang dan Damai, Tak Semua Sempurna
Tak Ada Kehidupan Setelah Isya di Purworejo: Kota yang Mengajarkan Slow Living yang Sebenarnya
Sukabumi: Kota yang Tidak Tergesa, Slow Living dengan Bernapas Lega
Mengenal Kafe Slow Bar yang Lagi Ngetren, Demi Menikmati Ngopi Lebih Intim