TITIKTEMU.CO, Setiap tahun Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Grebeg Besar bertempat di Masjid Agung Demak. Grebeg Besar memiliki makna yang berasal dari dua kata dalam Bahasa Jawa, yaitu Grebeg yang berarti suara angin yang menderu atau dapat juga diartikan sebagai pengiring perkumpulan, dan Besar yang merupakan penyebutan nama bulan Dzulhijjah dalam Bahasa Jawa.
Grebeg Besar dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Namun demikian, sebelum puncak acara, dilakukan serangkaian acara atau prosesi.
Dinas Pariwisata Kabupaten Demak telah merilis jadwal proses Grebeg Besar tahun 2025 melalui platform Instagram @dinaspariwisata_demak.
Baca Juga: Ini Dia Kalau Mikha Tambayong Jadi Duta Pariwisata Taiwan Pertama
Berikut adalah rangkaian proses Grebeg Besar Demak tahun 2025.
- 23 Mei 2025 | Pembukaan Pasar Rakyat di Panggung Kesenian Kabupaten Demak
- 3 Juni 2025 pukul 08.00 WIB | Guyangan Kereta Kencana di Dinas Pariwisata Kabupaten Demak
- 4 Juni 2025 pukul 09.00 WIB| Abon-abon Keraton Surakarta di Pendopo Notobratan Kadilangu Demak
- 5 Juni 2025 pukul 19.00 WIB | Tradisi Ancakan di Pendopo Notobratan Kadilangu Demak
- 5 Juni 2025 pukul 20.00 WIB | Iring-iringan Tumpeng Songo di Pendopo Kabupaten Demak – Masjid Agung Demak
- 6 Juni 2025 pukul 08.00 WIB | Iring-iringan Prajurit Patangpuluhan di Pendopo Kabupaten Demak menuju Kadilangu
- 6 Juni 2025 pukul 09.00 WIB | Parade Budaya di Pendopo Kabupaten Demak menuju Kadilangu
- 6 Juni 2025 pukul 11.00 WIB | Pencatatan Rekor di Gapura Makan Sunan Kalijaga Kadilangu
Baca Juga: Aseek , Di Solo Ada Transportasi Modern dengan Becak QRIS
Grebeg Besar Demak menjadi perayaan yang mengandung nilai-nilai religius sekaligus budaya yang harus dilestarikan. Yuk, datang dan saksikan kemeriahannya!
Artikel Terkait
Menikmati Keindahan Alam Indonesia Melalui Jendela Kereta Panoramic
Disporapar Gelar Jambore Pokdarwis Jawa Tengah Tahun 2025
10 Wisata Alam Kabupaten Flores Timur, Surga Tersembunyi di NTT
Aseek , Di Solo Ada Transportasi Modern dengan Becak QRIS
Lelagon Bocah Sebagai Jembatan Budaya bagi Anak Bangsa