Dengan 10 Ribu Bisa Makan Jambu Kristal Sepuasnya Di Sragen, Tengok yuk

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Jumat, 1 Maret 2024 | 13:00 WIB
Jambu kristal organik yang bisa dinikmati sepuasnya (Pemprov Jateng)
Jambu kristal organik yang bisa dinikmati sepuasnya (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Jambu  biji jenis jambu kristal menjadi buah favorit sekarang . Bukan saja kandungan vitamin yang ada di dalamnya, tapi juga rasanya yang manis dan renyah.

Menariknya di  Dukuh Wates, Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Di sana terdapat lahan seluas satu hektare yang ditanami sekitar 700 pohon jambu kristal. Setiap hari, selalu ada buah yang bisa dipanen.

Asiknya dengan hanya membayar Rp10.000 per orang, pengunjung bisa memetik dan makan buah itu di lokasi, sepuasnya. Iya sepuasnya , jika ingin membawa pulang jambu itu bisa dibeli , dan harganya pun masih di bawah harga pasaran.

Jambu yang besar dan matang bisa dimabil sesukanya. Pengunjung bisa memilih  jambu yang terbungkus plastik. Pembungkus plastik ini  agar buah tidak mudah busuk.

Baca Juga: 3 Tempat Agrowisata Yang Menawarkan Sensai Memetik Jambu Di Tawangmangu

 

Bukan cuma pengunjung yang berwisata saja yang menikmati jambu kristal ini. Ada juga orang yang membeli dalam jumlah cukup banyak untuk dijual lagi untuk dijual secara online. Biasanya pengunjung seperti ini membeli  bisa 10 kilogram sampai lebih dari 20 kilogram.

Pemilik kebun jambu kristal, Poni (46) menjelaskan, kebun itu dibeli dari hasil ganti untung tanahnya yang terkena proyek jalan tol, sembilan tahun lalu.

“Sengaja saya belikan tanah dan ditanami jambu kristal, karena dulu bapake dan om saya yang pertama kali membawa jambu kristal ke sini,” terangnya.

Warga RT 15 RW 06 Dukuh Wates ini mengungkapkan, keunggulan jambunya karena tidak berbiji, berasa manis, renyah, dan enak. Kendati begitu, dia berharap adanya bantuan untuk penataan lingkungan kebun. Sehingga, pengunjung bisa lebih nyaman berada di lokasi.

Sementara, Mardi (55), suami Poni, memastikan jambu miliknya adalah organik. Sebab, mulai dari pupuk, obat, dibuat sendiri, dengan bahan organik, seperti memanfaatkan urine kelinci dan kambing.

“Jadi, jambu ini benar-benar organik dan aman untuk dimakan,” tandasnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X