“Local wisdom sangat kami perhatikan, misal untuk outdoor Fashion Show saja kita bekerja sama dengan pemuda pemudi Karang Taruna, Ibu-ibu PKK, dan Kelompok Wanita Tani. Mereka kita edukasi hanya dalam tiga hari saja namun hasilnya cukup memuaskan kita di catwalk,” ujarnya.
Baca Juga: TNI AL Turun Ke Sungai, Bersihkan Sungai Code Dari Sampah
Ridlo menambahkan, untuk penyelenggaraan tahun depan, pihaknya tetap akan menjaga komitmen untuk membangun event yang berbasis pada pariwisata berkelanjutan serta akan lebih banyak bersinergi lagi dengan para stakeholder.
“Untuk penyelenggara event tahun depan jadwalnya akan kita ajukan pada Juli agar menjadi beberapa rangkaian event di lereng gunung di pulau Jawa, seperti Festival 7 Gunung dan Dieng Culture Festival. Ini penting, agar wisatawan adventure dan minat khusus kian bertumbuh,” katanya.***
Artikel Terkait
Festival Kota Lama Semarang Dibuka Minggu Ini, Ada Event Apa Saja ?
Ini Dia Wisata Keluarga Jika Pergi Ke Semarang
Gebyar UMKM Ala Kampung Bangirejo
Ini Dia Cara Kampung Purbayan Menjadi Desa Wisata Terbaik Kedua se-Indonesia
Catat Tanggalnya, Festival Payung Indonesia 2023 digelar di Solo. Tampilkan Tradisi Payung Nusantara