Catat Tanggalnya, Festival Payung Indonesia 2023 digelar di Solo. Tampilkan Tradisi Payung Nusantara

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Rabu, 6 September 2023 | 12:31 WIB
Festival Payung Indonesia X 2023 digelar di Solo menampilkan berbagai acara dari pergelaran seni hingga pasar festival (Instagram @festival_payung_indonesia)
Festival Payung Indonesia X 2023 digelar di Solo menampilkan berbagai acara dari pergelaran seni hingga pasar festival (Instagram @festival_payung_indonesia)

TITIKTEMU.CO, SOLO - Festival Payung Indonesia X (Fespin) akan kembali digelar di Kota Solo, Jawa Tengah  pada 8-10 September 2023.

Bertempat di Titik Nol Kota Solo tepatnya di Balaikota dan Pasar Gede Hardjonagoro, acara ini akan dimeriahkan oleh pergelaran seni, pameran, kelas kreasi, book review hingga pasar festival.

Festival Payung Indonesia adalah festival rakyat yg mengeksplorasi tradisi payung dari seluruh nusantara.

Baca Juga: Jembatan Jurug B Sudah Dibuka. Dibangun dengan Teknologi Tahan Gempa 1.000 Tahun

Sepayung Bumi, Alam adalah Kita merupakan tema Festival Payung Indonesia ke-10. Tema tersebut bertujuan untuk mengajak kita untuk makin memahami bagaimana alam bekerja,” tulis di akun resminya Instagram @festival_payung_indonesia

Sementara itu inisiator acara tersebut, Heru Mataya menjelaskan, tema yang diusung dengan maksud mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah perubahan iklim.

Sebanyak 100 pertunjukan seni dan pameran, dari Aceh sampai Papua, bersama merayakan persahabatan antara Indonesia, Thailand, Jepang, India dan Ekuador.

Baca Juga: Tiba Di Solo , Tim U-23 Tancap Latihan Untuk Kualifikasi Grup

Salah satu dari serangkaian acara, yaitu Pameran Payung dengan bertujuan untuk memperkenalkan keunikan payung yang dihasilkan oleh para perajin payung tradisi & kreasi dari nusantara maupun mancanegara.

Event ini akan mempertemukan pembuat payung tradisi dengan beragam seniman dan komunitas lintas disiplin dengan spirit pelestarian payung tradisi dalam perspektif kekinian.

Di sisi lain, Fespin 2023 juga akan menerbitkan buku Sepayung Bumi, Kumpulan Cerpen dan Puisi. Sejumlah 18 partisipan penulis cerpen dan 26 penulis puisi akan menyumbangkan karyanya.

Baca Juga: Ganjar-Yasin Pamitan pada Masyarakat Jawa Tengah. Suasana Haru Iringi Perpisahan

"Fespin berusaha menempatkan literasi menjadi bagian penting dari festival dan berusaha menjadi program berkelanjutan. Tahun lalu, Fespin melahirkan sebuah buku kumpulan esai yang berjudul Payung Tradisi Nusantara," jelas Heru dikutip  dari RRI Surakarta, Rabu (6/9/2023)..

Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Anis Diyah Oktavianti mendukung penuh kegiatan Festival Payung Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: @festival_payung_indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X