Di masa lalu kondisinya lebih memprihatinkan karena dominasi negara-negara Eropa dan Amerika Latin. Salah satu kasus yang menghebohkan terjadi pada Piala Dunia 1966 yang berlangsung di Inggris, saat itu semua negara Afrika memilih untuk memboikot piala dunia karena FIFA dianggap melakukan diskriminasi terhadap zona Afro Asia.
Kasus ini bermula pada tahun 1964 dimana FIFA mengumumkan bahwa Piala Dunia 1966 akan diikuti 16 negara dimana rinciannya 10 slot untuk UEFA, 4 negara dari Conmebol serta 1 slot dari zona Concacaf. Sementara itu 1 slot tersisa akan diperebutkan oleh negara-negara CAF,AFC ,OFC.
Baca Juga: Nikita Mirzani akan disidang 14 November 2022. Putri sulungnya menuntut keadilan untuk sang bunda
Aturan tersebut menuai protes keras dari petinggi CAF yang tidak terima jika negara-negara Afrika harus bersaing dengan Asia dan Oceania hanya untuk memperebutkan 1 jatah ke Piala Dunia.
Mereka menganggap bahwa aturan ini merupakan sikap diskriminasi FIFA terhadap konfederasi yang sedang berkembang.
Selain itu faktor geografis menjadi salah satu alasan mengapa CAF keberatan dengan aturan FIFA kala itu, bayangkan saja negara-negara Afrika harus menempuh perjalanan jauh menuju Asia dan Oceania untuk menjalani fase kualifikasi.
Baca Juga: Ini 8 Karakter Orang Lahir Bulan November, Banyak yang Positif, Tapi Cenderung Keras Kepala
Kondisi tersebut tentu memakan biaya yang tidak sedikit. Atas dasar itulah seluruh negara Afrika memilih untuk memboikot Piala Dunia hingga permintaan mereka disetujui.
Hal inilah yang membuat Piala Dunia 1966 kembali tidak memiliki wakil dari Afrika. Sebagai tambahan informasi edisi 1966 merupakan edisi ke-6 secara beruntun di mana Piala Dunia tanpa wakil dari benua Afrika.
Aksi boikot yang dilakukan seluruh anggota CAF tersebut akhirnya membuahkan hasil pada tahun 1968, FIFA memberikan jatah 1 slot untuk wakil dari Afrika. Seiring berjalannya waktu kuota yang didapat CAF semakin bertambah seiring dengan meningkatnya prestasi negara-negara Afrika di Piala Dunia.
Baca Juga: Ini 7 Cara Mencegah Bayi Lahir Cacat. Salah Satunya Hindari Diet Saat Hamil
Kini CAF memiliki kuota 5 negara di Piala Dunia dan akan kembali bertambah pada Piala Dunia 2026 nanti.***
Artikel Terkait
Piala Dunia 2022 Qatar: Tuan Rumah Menjadi Satu-satunya Debutan dalam Piala Dunia
Drawing Piala Dunia 2022 Qatar: Spanyol Satu Grup dengan Jerman, Tuan Rumah Bareng Belanda dan Senegal
Simak Jadwal Penyisihan Piala Dunia 2022. Semua Laga Disiarkan Emtek Group Melalui SCTV, Indosiar dan Vidio
Piala Dunia Qatar 2022: Beberapa Negara Ini Favorit, Termasuk Juara Bertahan Perancis. Tak Ada Negara Afrika
Jadwal Liga Inggris Berubah karena Piala Dunia Qatar. Berikut Tanggal-tanggal Penting Kompetisi Liga Premier
Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar Pekan Pertama. Belum Terjadi Big Match, Inggris Bertemu Iran
Tujuh Destinasi Wisata Yang Wajib Anda Kunjungi Sambil Menonton PIALA DUNIA QATAR 2022
Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia: Jerman Sumbang Tiga Pemain di 10 Besar
6 Fakta Menarik Piala Dunia 2022. Jumlah Stadion Paling Sedikit, namun Biaya Termahal: Habiskan Rp 3.152,3 T
Lima Negara dengan Lini Serang Tertajam di Piala Dunia Qatar 2022
Ini Nama dan Makna Maskot serta Bola Resmi Piala Dunia Qatar 2022