TITIKTEMU.CO JOGYAKARTA – Ada kesamaan menyantap kuliner antara Erina Gudono dengan keluarga Presiden Jokowi, yaitu sama-sama menyukai Gudeg Solo Mbak Yus.
Sebagai warga Jogyakarta, tentu tidak heran jika Erina Gudono menyukai kuliner khas kota itu, gudeg. Ia menyukai Gudeg Bromo dan Gudeg Sagan. Namun Erina Gudono juga menggemari Gudeg Solo Mbak Yus.
Dalam instastrory-nya di Instagram, Erina Gudono menjawab pertanyaan netizen mengungkapkan, ia menyukai Gudeg Bromo dan Gudeg Sagan. Namun ia juga menggemari Gudeg Solo Mbak Yus. Meski untuk kuliner yang disebut terakhir itu, Erina Gudono justru mempertanyakan,” Ini gudeg bukan ya hahaha”.
Baca Juga: 'BAKMI JAWA' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Harap maklum saja, kalau Erina Gudono mempertanyakan kuliner yang unik itu. Dari penelusuran TITIKTEMU, tampilan bubur gudeg itu, tak ubahnya nasi gudeg. Hanya saja nasi diganti dengan bubur yang teksturnya kental mirip bubur sumsum. Dalam pembuatannya juga dicampur santan sehingga rasanya gurih.
Pelengkap bubur gudeg antara lain telur pindang, sambal goreng krecek, tahu, gudeg, dan opor ayam. Bubur yang hangat ternyata berpadu enak dengan gudeg. Opor ayamnya juga empuk dengan rasa gurih yang pas.
Racikan Gudeg Mbak Yus asal Solo sudah ada sejak 1992. Nasi atau bubur gudeg di sini disajikan dengan lauk lengkap dan sambal terasi yang pedas menonjok.
Baca Juga: Kenali Warna-Warna Stiker Bus Shalawat Agar Tidak Salah Rute Saat Berada di Makkah
Gudeg buatan Mbak Yus ini populer di Solo sejak 25 tahun lalu. Lokasi pertamanya ada di Jalan RA Kartini, tepatnya depan Apotek Jempol. Mbak Yus lalu membuka cabang di Hartono Trade Center, Solo dengan menu tambahan ketan susu. Kini racikan gudeg dan ketan susu Mbak Yus bisa dinikmati di Cikini, Jakarta.
Gudeg Mbak Yus makin terkenal saat jadi suguhan pertemuan putra Jokowi, Gibran dengan Agus Harimurti Yudhoyono di istana. Terungkap pula bahwa keluarga Jokowi memang menyukai racikan nasi dan bubur gudeg Mbak Yus dari dulu.
Favorit Presiden Jokowi kalau mampir atau bungkus pakai lauk dada atau paha atas dan nasinya diganti memakai bubur.
Sedang kuliner Gudeg Bromo Bu Tekluk ini menjadi begitu terkenal dengan proses yang panjang. Gudeg Bu Tekluk sudah berdiri sejak tahun 1984 silam. Nama asli dari Gudeg Bu Tekluk ini awalnya adalah Gudeg Bromo, yang dirintis Bu Sumijo.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Manchester United, Derby Inggris Melawan Liverpool Terjadi di Laga Ketiga
Penamaan dari gudeg ini ternyata bukanlah sembarangan. Kata ‘tekluk’ sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya adalah terkantuk-kantuk atau mengalami kantuk berat yang membuat kepala seseorang menjadi tidak sengaja tertunduk.
Artikel Terkait
Yogyakarta Membuat Hutan Tematik Wana Boga Pohon Nangka, Bahan Baku Gudeg Makanan Khas Yogya
7 Gudeg Jogja Legendaris yang Wajib Kamu Coba. Mana Saja?
Pilihan Menikmati Gudeg Jogja: Mau Gudeg Basah atau Gudeg Kering?
Gudeg Mbarek, Pilihan Tepat Menyantap Gudeg Asli Jogja
Erina Gudono Rindukan Ayahnya: Dialah yang Mengajariku untuk Mandiri, Tabah dan Penyayang..