10 transaksi transfer Liga Premier Inggris terburuk musim ini

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Kamis, 8 Juni 2023 | 07:56 WIB
Mykhaylo Mudryk resmi bergabung dengan Chelsea dari Shakhtar Donetsk (instagram @chelseafc)
Mykhaylo Mudryk resmi bergabung dengan Chelsea dari Shakhtar Donetsk (instagram @chelseafc)

Musim panas lalu pemain Brasil itu bergabung dengan Spurs dalam apa yang diyakini banyak komentator sebagai jendela yang sangat sukses yang diawasi oleh manajer saat itu Antonio Conte.

Tetapi keputusan Tottenham untuk membayar Rp 1,160 triliun musim panas lalu tampak lebih buruk setiap minggu di Liga Premier. Pemain berusia 26 tahun itu telah menderita aib karena dengan penuh semangat merayakan beberapa gol yang ternyata kemudian dianulir karena satu dan lain alasan.

Ketika dia akhirnya dimainkan untuk memberikan amunisi kepada tim, dalam apa yang tampaknya menyelesaikan comeback besar-besaran di menit-menit terakhir pertandingan mendebarkan melawan Liverpool pada bulan April, timnya ternyata justru kebobolan semenit kemudian.

3. Jesse Lingard

Nottingham Forest yang baru dipromosikan mengira mereka telah mendapat durian runtuh ketika mereka mengambil mantan pemain Manchester United itu dengan status bebas transfer musim panas lalu.

Lingard diakui tampil dalam performa bagus selama musim 2021-22, tetapi di tahun sebelumnya dia menghidupkan kembali karirnya dengan cameo enam bulan yang luar biasa saat dipinjamkan ke West Ham.

Anders Lingard mencetak gol penentu kemenangan Manchester United melawan West Ham United
Anders Lingard mencetak gol penentu kemenangan Manchester United melawan West Ham United (pic. akun official Man Utd)

Lingard menandatangani kontrak 12 bulan dengan Forest tetapi berjuang untuk mereproduksi sesuatu yang mendekati apa yang telah dia lakukan di stadion London. Pemain berusia 30 tahun itu memulai empat pertandingan pertama dengan klub barunya tetapi waktu permainannya menurun setelah penampilan yang buruk.

Penyerang itu akhirnya gagal mencetak gol atau membantu dalam 17 penampilan Liga Premier untuk Forest dan hanya tampil tiga kali dari bangku cadangan pada 2023. Sejak itu ia dilepas oleh klub.

2. Georginio Rutter

Leeds memecahkan rekor transfer mereka di jendela transfer Januari dan mendapatkan kekuatan yang sangat dibutuhkan di lini depan dalam bentuk Georginio Rutter.

Pemain muda Prancis itu menandatangani kontrak seharga Rp 674,5 miliar dari klub Bundesliga Hoffenheim dengan harapan dapat menyenangkan para penggemar Leeds setelah dia menunjukkan tanda-tanda menjanjikan selama berada di Jerman.

Namun, musim 2022-23 berubah menjadi mimpi buruk bagi penyerang yang hanya mampu mencetak tiga gol dari 33 penampilan.

Lebih buruk lagi untuk Leeds, yang penggemarnya melihat tak ada kontribusi Rutter saat berada di Elland Road. Rutter adalah pemain pengganti yang tidak digunakan dalam enam dari tujuh pertandingan liga terakhir Leeds saat mereka terdegradasi dari Liga Premier.

1. Mykhailo Mudryk

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: All Football

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X