TITIKTEMU.CO - Ruben Amorim mengatakan dia "tidak menyesal" menerima pekerjaan melaih Manchester United, meski mengakui sepertinya dia datang bukan pada waktu yang tepat.
Amorim mengalami awal yang sulit di Old Trafford setelah menggantikan Erik ten Hag pada bulan November. Pemain berusia 40 tahun itu hanya memenangkan enam pertandingan di Liga Premier dan tampaknya akan membawa United ke posisi terendah sejak 1990 di Liga Inggris.
Baca Juga: Manchester United Mendekati final Liga Europa, Setelah Mengalahkan Atletico Bilbao di San Memes
Berbicara pada konferensi pers pada hari Jumat, Amorim mengatakan dia merasa seharusnya menunda kedatangannya hingga musim panas saat performa Setan Merah sedang buruk pada bulan Desember.
Tetapi setelah MU mencapai semifinal Liga Europa, dia mengatakan dia senang dengan keputusannya untuk menerima peran tersebut di pertengahan musim.
Baca Juga: Panduan Lengkap Jenis dan Biaya SIM Terbaru Per April 2025: Apa yang Harus Anda Ketahui!
"Tidak menyesal," kata Amorim, ketika ditanya tentang pandangannya tentang menerima pekerjaan di United. "Tidak saat ini. Jika Anda bertanya kepada saya empat bulan lalu, dengan semua masalah yang ada, mungkin Anda merasa bahwa saya seharusnya lebih kuat dalam mengatakan bahwa saya akan memulai di awal musim.
"Kami akan mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam beberapa tahun ke depan, jadi tidak ada penyesalan. Saya pikir [klub] ini adalah salah satu yang terbaik. Ini adalah pencapaian tertinggi yang dapat dicapai seorang pelatih, jadi saya tidak menyesal sama sekali."
Baca Juga: Cara Mengurus SKCK: Panduan Praktis untuk Offline dan Online
Dengan lima pertandingan tersisa, United masih bisa finis di posisi ke-17 musim ini -- hanya satu posisi di atas zona degradasi. Itu akan menjadi posisi terendah mereka di liga sejak degradasi ke divisi kedua pada tahun 1974.
Amorim telah mengakui bahwa ia mengambil "risiko" dengan membiarkan Marcus Rashford, Antony, dan Tyrell Malacia pergi pada bursa transfer Januari.
Namun, ia yakin hal itu akan membuat klub berada di posisi yang lebih baik di musim panas saat mereka berupaya membangun kembali.
Baca Juga: Sejarah Hari Buruh Internasional: Mengenang Perjuangan Buruh Demi Jam Kerja Layak
"Kami mencoba melakukan sesuatu yang lebih penting. Kami dapat merugikan skuad sekarang, tetapi di masa mendatang itu akan membantu klub. Saya pikir kami berada di jalur itu."
Artikel Terkait
Persiapan Timnas China Menghadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
PSSI Segera Tunjuk Pelatih Baru Timnas U20 Indonesia Gantikan Indra Sjafri
Juara Liga Primer Inggris: Liverpool Rayakan kemenangan Dengan Parade Bus Beratap Terbuka 26 Mei 2025
JAKARTA DIPLOMATIC DRIVE: KAHIGAMA GOLF INVITATIONAL 2025 Jalin Keakraban Sambil Berkontribusi untuk Beasiswa Madan Program Pengelolaan Air Bersih
PSG Taklukkan Arsenal Lewat Gol Cepat Dembele di Semifinal Liga Champions
Bermain di Kandang, Barcelona Dipaksa Bermain Imbang di Leg Pertama Semi Final Liga Champions Melawan Inter Milan
Manchester United Mendekati final Liga Europa, Setelah Mengalahkan Atletico Bilbao di San Memes