Tidak hanya berhenti pada pemberian Lisensi D, program ini juga mencakup proses monitoring yang akan berlangsung hingga peserta dapat melanjutkan ke jenjang kepelatihan berikutnya, yakni Lisensi C. Logbook peserta akan menjadi alat utama dalam proses evaluasi tersebut. Selain itu, penerima beasiswa akan mendapatkan pengetahuan tambahan di bidang grassroots football dan safeguarding.
Proses monitoring ini dijadwalkan akan berlangsung pada pertengahan April 2025 sebagai bagian dari komitmen PSSI untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan kontribusi nyata dapat terwujud dalam membangun fondasi sepakbola wanita yang lebih kuat dan inklusif di Indonesia.
Timnas Putri Indonesia asuhan pelatih Satoru Mochizuki sudah melakoni pemusatan latihan (TC) di Surabaya pada 15 Januari hingga 13 Februari mendatang.
Artikel Terkait
Ini Nih, Komitmen Kami PSSI Yang Tak Pernah Bedakan Tim Sepakbola Putri
Kalah dari Urawa Reds, Bagus Buat Perkembangan Pemain Timnas Putri
Amunisi Baru Timnas Putri Setelah Estella Loupattij dan Noa Leatomu Resmi Jadi WNI
Timnas Futsal Putri Indonesia Menang Atas Myanmar Di Ajang Bergengsi
Selamat Garuda Pertiwi! Timnas Indonesia Putri Juara AFF Women's Cup 2024 Usai Taklukkan Kamboja 3-1