"Yang bikin saya kecewa itu skor, tapi yang lebih parah itu permainan," terangnya.
Di sisi lain, Justin pun memahami maksud dari STY untuk memberikan pengalaman bermain untuk para pemain muda Timnas Indonesia.
"Jika sebagai pelatih ingin menurunkan pemain muda, saya bisa terima. Tujuannya untuk memberikan pengalaman bermain," kata Justin.
"Tapi pemain yang diseleksi itu banyak, masa iya tidak bisa memanggil 2-3 pemain senior? Sosok berpengalaman yang bisa menutupi kekurangan tim," tambahnya.
Justin pun mengungkap sederet pemain senior yang dapat membantu STY agar dapat tampil maksimal di ajang AFF 2024.
Baca Juga: Kondisi Santri Dibakar di Boyolali, Diduga Hanya Karena Tuduhan Curi HP
Para pemain itu adalah sosok yang pernah dipanggil STY ke skuad Timnas Indonesia yang berposisi di lini tengah, seperti Riki Kambuaya, Mark Klok, dan Stefano Lilipaly.
"Seharusnya STY tahu, lini tengah pemain-pemain (Timnas Indonesia) itu susah pegang bola, Seharusnya pemain seperti Kambuaya, Mark Klok, dan Stefano Lilipaly," papar Justin.
Menurut Justin, kehadiran Stefano Lilipaly dalam skuad Garuda yang tampil di AFF 2024 dapat menggantikan Marselino yang pada laga sebelumnya kontra Laos mendapatkan sanksi bermain akibat kartu merah.
"Contohnya, jika Marselino tidak ada, Stefano bisa main. Pemain seperti itu (senior) tidak harus dimainkan, tapi minimal mereka bisa membantu pada saat timnya mengalami penurunan performa," tutupnya.***
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Tempat Merayakan Tahun Baru di Serang, Banten yang Hemat dan Berkesan
UNDIP: Lima Tahun Berturut-turut Jadi Kampus Hijau Inspiratif di UI GreenMetric
BRI Optimalkan Layanan Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink saat Nataru
Menyelami Fenomena Cancel Culture Kasus Olokan Gus Miftah ke Penjual Es Teh Manis: Penghakiman Publik Lewat Medsos
Teks Khutbah Jumat Terbaru Bulan Desember 2024, Tema: Manfaat Introspeksi Diri di Akhir Tahun