Madrid akhirnya menemukan jalan mereka ke dalam permainan setelah satu jam berlalu. Gol pertama Bellingham tercipta dari jarak jauh dan gol keduanya terjadi karena berada di tempat dan waktu yang tepat ketika sentuhan Luka Modric jatuh ke arahnya.
Baca Juga: INFO LOKER : Kereta Api Bandara Membuka Lowongan Kerja Minimal Pendidikan S1. Simak Syaratnya
Hal ini membuat pelatih Barca Xavi merasa kalah dalam pertandingan yang menurutnya seharusnya dimenangkan oleh timnya, sementara Madrid kembali ke puncak LaLiga, memiliki poin yang sama dengan Girona dan unggul empat poin atas tim Catalan.
“Ringkasan permainannya sangat sederhana,” kata Xavi. "Kami memiliki 60 menit yang sangat bagus dan mencetak satu gol. Madrid memiliki 20 menit yang bagus dan mencetak dua gol. Tapi itulah sepak bola, jika Anda tidak mencetak gol kedua... Kami memerlukan lima atau enam [peluang] untuk mencetak gol; dengan tiga, mereka mencetak dua." kata Xavi Hernandez.***
Artikel Terkait
Erick Thohir Motivasi Pemain Tim U-17
Manchester City Pertahankan Rekor 100 Persen, Erling Haaland Ciptakan Rekor Baru di Liga Champions
AC Milan Kalah Dari PSG, Harus Menang di Sisa Pertandingan Babak Penyisihan Grup Liga Champions
El Clasico ke-255 Barcelona Vs Real Madrid, Sabtu 28 Oktober 2023, Adu Strategi Pelatih Beda Generasi
Tottenham Hotspur Makin Gacor, Pimpin Klasemen Liga Premier Inggris dengan Keunggulan Lima Angka
Striker Manchester United Marcus Rashford Akan Jadi Ancaman Manchester City dalam Derby Manchester, Minggu