Profil Lengkap 32 Tim Liga Champions. Manchester City, Bayern Muenchen dan Real Madrid Favorit Juara

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Kamis, 31 Agustus 2023 | 21:01 WIB
Tropi Liga Champions yang sering disebut Kuping Besar (instagram.com @championsleague)
Tropi Liga Champions yang sering disebut Kuping Besar (instagram.com @championsleague)

Rudi Garcia adalah orang terbaru yang memimpin tim dan dia mempunyai tugas berat, terutama mengingat kesuksesan Spalletti baik di pentas domestik maupun internasional.

Baca Juga: Dirut Taspen Mulai Angkat Bicara Soal Perceraian hingga Status Tersangka Kamaruddin Simanjuntak

Namun setelah perubahan musim panas, Napoli tampaknya siap untuk bertarung di berbagai lini sekali lagi. Mereka telah memenangkan dua pertandingan liga pembuka mereka tahun ini.

Setelah 33 tahun tanpa kesuksesan di kasta tertinggi Italia, mereka kini akan mengarahkan pandangan mereka untuk meningkatkan performa mereka di Liga Champions, yang belum pernah mereka menangi.

Baca Juga: Sinopsis Film The Big Short, Drama Krisis Ekonomi Amerika Serikat

5. Bayern Munich

Mereka mungkin dominan di Bundesliga, meski membutuhkan kemenangan di hari terakhir untuk meraih gelar musim lalu, namun Bayern Munich lama puasa gelar Eropa. 

Julian Nagelsmann, pada bulan Maret digantikan oleh Thomas Tuchel, yang gagal memenangkan hati para penonton pertandingan. Dia telah dikritik karena penampilan yang kaku, tidak fleksibel, dan taktik yang dipertanyakan.

Namun terlepas dari itu, dia memiliki skuat yang kuat. Harry Kane tiba dari Tottenham dengan harga £100 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun dan langsung ditempatkan sebagai pemain nomor 9 pilihan pertama mereka, diapit oleh orang-orang seperti Jamal Musiala, Serge Gnabry dan Leroy Sane.

Baca Juga: Mencicipi Kupat Tahu Peturunan di Kutoarjo Yang Menyegarkan Tanpa Bumbu Kacang

Mereka telah memenangkan dua pertandingan liga pertama mereka musim ini tetapi kalah di DFB-Pokal, dengan RB Leipzig muncul sebagai pemenang dan merusak debut Kane yang sangat dinantikan.

6. Paris Saint Germain

Lonceng kematian bagi manajer PSG mana pun adalah kegagalan di Liga Champions dan Luis Enrique bisa jadi akan mengalami hal yang sama jika gagal juara Eropa musim ini. 

Dia mengambil alih tongkat estafet setelah Christophe Galtier dipecat pada akhir musim lalu dan harus menemukan cara untuk menyatukan Kylian Mbappe dan rekan satu timnya agar mampu tampil sebagai tim, bukan individu.

Baca Juga: Komunitas Peduli Sungai Desa Menuran Masuk Nominasi Lomba Tingkat Nasional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: All Football

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X