Sandiaga Uno: Orang Indonesia Jago Bikin Konten, Kita Harus Bikin Ekosistem. Pak Jokowi Sudah Beri Peluang

photo author
Tim TITIK TEMU 01, TitikTemu.co
- Selasa, 14 Februari 2023 | 20:54 WIB
Penyerahan cindera mata kepada Menparekraf Sandiaga Uno oleh CEO Promedia Agus Sulistriyono usai menjadi pembicara dalam talkshow "Indonesia Emas 2045, What's next? dalam rangka peresmian Jaringan Pemred Promedia, Selasa, 14 Februari 2023 (Tim bisnis Promedia)
Penyerahan cindera mata kepada Menparekraf Sandiaga Uno oleh CEO Promedia Agus Sulistriyono usai menjadi pembicara dalam talkshow "Indonesia Emas 2045, What's next? dalam rangka peresmian Jaringan Pemred Promedia, Selasa, 14 Februari 2023 (Tim bisnis Promedia)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan salah satu potensi besar masyarakat Indonesia adalah jago bikin konten. 

Dengan potensi besar tersebut Indonesia harus memiliki ekosistem konten sistem sendiri sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir: Keuntungan Terbesar Industri Media Masih Disedot Platform Asing.

Baca Juga: Peresmian Jaringan Pemred Promedia (JPP): Media Harus Memiliki Sense of Nationality

Menurut Sandiaga, saat bertemu dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, presiden sudah membuka diskursus seluas-luasnya terkait konten di Indonesia.

"Jadi Content is King! Teman-teman media tahu orang Indonesia tidak ada kalahnya, maka kita harus menciptakan ekosistem," kata Sandiaga Uno saat menghadiri launching Jaringan Pemred ProMedia (JPP) di Gedung Perpusnas, Jakarta, Selasa, 14 Februari 2023.

Baca Juga: Kemenag terbitkan Rencana Perjalanan Haji 2023. Kloter 1 berangkat 24 Mei 2023. Ini jadwal lengkapnya

Menurut data yang didapatkan Sandiaga, kekuatan konten Gen Z dan Gen Y di Indonesia sudah sampai kepada kemampuan personalize, localize, customize, dan smaller in size. 

Sandiaga juga menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan sejumlah agregator dan placement agent di Indonesia.

Baca Juga: Tim Kemanusiaan Indonesia Pertama Telah Berada di Daerah Terdampak Gempa Turki

Dari pertemuan itu Sandiaga mengungkapkan fakta bahwa total iklan di Indonesia itu mencapai sepertiga dan yang beroperasi hanya sekitar 5 perusahaan.

Ada pun pemimpin di sektor iklan tersebut diantaranya perusahaan consumer goods seperti sampo, deodorant, sabun, kosmetik, dan lain-lain. 

Baca Juga: Loker Baru di Februari, Education Technology SEVIMA Buka Lowongan 100 Talenta IT

Kemudian financial services seperti bank, perusahaan teknologi, fintech, dan masih banyak perusahaan lainnya. Itu sebabnya Jokowi mendorong affirmative action segera.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Tim Bisnis Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X