TRENDING DI TWITTER. Tersandung kasus "amplop kiai", Suharso Monoarfa dicopot sebagai Ketum PPP

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Sabtu, 10 September 2022 | 12:04 WIB
Mukernas PPP memutuskan memberhentikan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP (pic/twitter @scfaktaindo)
Mukernas PPP memutuskan memberhentikan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP (pic/twitter @scfaktaindo)

Pernyataan Suharso disampaikan saat mengikuti Pembekalan Antikorupsi Partai Politik di gedung ACLC, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, 15 Agustus 2022. Dalam acara itu, Suharso menceritakan pengalamannya saat menjadi Pelaksana tugas Ketua Umum PPP.

Baca Juga: Cerita Bersambung: 'Tresnane Sang Primadona' Eps.12

Saat itu, kata dia, dirinya mesti bertandang ke beberapa kiai pada pondok pesantren besar.
Suharso tidak tahu, kalau bertemu denagn para kiai, harus meninggalkan 'tanda mata'. Karena kalau salaman dengan kiai tak ada amplopnya, pulangnya itu sesuatu yang hambar.

Menanggapi pernyatan itu, Koordinator Forum Warga NU Jombang Imam Subandi mengungkapkan, pidato yang disampaikan Suharso, cenderung menyudutkan kiai. Suharso juga dinilai tidak memiliki etika dan tidak memiliki jiwa sebagai santri.

Merespon hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani meminta maaf atas pernyataan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa terkait "amplop" kiai.

Baca Juga: Rektor UT Ojat Sudrajat: Angka Partisipasi Kasar ( APK) Pendidikan Tinggi Baru 31,8 Persen

Ia menyampaikan Suharso tak bermaksud untuk merendahkan atau menghina para kiai. Namun, pernyataan tersebut membuka ruang penafsiran yang berbeda.

Namun Forum Warga NU Jombang, Pagar Nusa, Lakpesdam NU Jombang, serta beberapa kiai muda dan aktivis NU tetap mendesak Suharso untuk diberhentikan sebagai Ketua Umum PPP dan juga diminta mundur dari jabatan lainnya yang kini disandangnya.

Kegaduhan pun merembet sampai pada kader di Jawa Timur yang juga adalah para kiai dan pimpinan pesantren. Suharso bahkan dilaporkan ke Kepolisian.

Baca Juga: AKBP Pujiyarto kena sanksi administrasi penempatan patsus 28 hari

Suharso kemudian meminta maaf telah membuat kegaduhan karena pernyataannya mengenai amplop kiai. Permintaan maaf itu disampaikan saat memberikan sambutan di acara Sekolah Politik PPP di Bogor, Jumat (19/8/2022).

Ia menuturkan, semestinya tidak menyampaikan penyataan tersebut di depan publik dan menimbulkan penafsiran yang keliru. Karena pernyataan itu juga, Suharso Monoarfa dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan terhadap golongan tertentu.

Laporan dilayangkan oleh pelapor bernama Ari Kurniawan pada Sabtu (20/8/2022) dan teregistrasi dengan nomor LP/B/4281/VIII/2002/SPKT/Polda Metro Jaya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: twitter, Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X