Viral di Medsos Ajakan Bunuh Habib Rizieq Shihab. Ini yang Sebenarnya Terjadi

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Kamis, 28 Juli 2022 | 11:46 WIB
KH Anasom menegaskan, dirinya tidak mengirimkan  pesan provokatif terkait Habieb Rizieq Shihab dan ponsel miliknya dan keluarganya berbarengan diretas orang tidak dikenal (pic/twitter AevSaefudin30)
KH Anasom menegaskan, dirinya tidak mengirimkan pesan provokatif terkait Habieb Rizieq Shihab dan ponsel miliknya dan keluarganya berbarengan diretas orang tidak dikenal (pic/twitter AevSaefudin30)

TITIKTEMU.CO – Habib Rizieq Shibab keluar dari penjara. Namun belum lama ini viral di media sosial sebuah pesan Whatsapp yang mengajak membunuh ulama itu, karena berstatus teroris.

Pesan itu berasal  dari nomor +62812-2540-9177. Nomor Whatsapp itu memasang foto Kiai Haji Anasom dan istrinya. Anasom adalah ketua PCNU Kota Semarang dan Ketua Komisi Dakwah MUI Jawa Tengah.

Status itu juga viral di lini masa Twitter. Akun @DjoysSjp termasuk yang mengunggah tangkapan layar ajakan membunuh HRS yang baru keluar dari penjara tersebut. Karena terlanjur viral, Anasom pun perlu membuat klarifikasi.

Baca Juga: Resmi Bergabung dengan Manchester United, Lisandro Martinez Bertekad Pulihkan Kejayaan Setan Merah

Video klarifikasi tersebut, salah satunya diunggah akun @AevSaefudin30. Menurut dia, isi pesan provokatif kepada HRS bukan dilakukannya. Hal itu lantaran ponsel miliknya dan keluarga berbarengan diretas orang tidak dikenal.

Dari internal NU Kota Semarang juga mengabarkan, Ketua PCNU Kota Semarang H Anasom dan istrinya, Nyai  Hj Alif Wahdah, dan putranya, Jauhas Anas, telah menjadi korban peretasan ponsel.

Nomor HP ketiganya, telah diambil alih orang jahat dan digunakan untuk berbuat jahat. Kini H Anasom  maupun istrinya telah menerima ancaman, hinaan dan perundungan. Sedangkan anaknya digeruduk para driver ojek yang merasa dipesan makanan hingga jutaan rupiah.

Baca Juga: Mulai Tahun Ini Kiswah Penutup Kabah Akan Diganti Setiap 1 Muharram

Semua nomor-nomor yang pernah dihubungi  Anasom juga telah menerima teror berupa ancaman. Termasuk pengurus Ansor, pengurus Pagar Nusa dan para pengurus lembaga NU.

Seluruh kader dan para anggota PC NU Kota Semarang diharapkan meningkatkan kewaspadaan. Karena ancamannya tidak main-main, mau membunuh atau mencelakai.

Dan ini contoh ancaman yang dikirim ke nomor pengurus Ansor dan Pagar Nusa Kota Semarang:

Baca Juga: 25 link Twibbon Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah. Begini Cara Buat untuk Dibagikan ke Medsos

[26/7 12.17] +62 815-2099-2590: Siang mas.  Semarang mung sak kepel (sempit).

Insya Alloh gampang tur banget goleki sampeyan. Ditenggo njih mas. (Insya Alloh gampang sekali  menacari dirimu. Ditunggu ya mas).

Kita tentu berharap para aparat yang berwenang bisa segera mengusut peretasan ponsel milik keluarga KH Anasom itu. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X