TITIKTEMU.CO JAKARTA - Korlantas Polri menginginkan agar biaya dalam proses balik nama kendaraan bermotor (BBN2) menjadi gratis bagi masyarakat. Sebab selama ini, masyarakat keberatan melakukan balik nama, karena biaya yang disebut terlalu mahal.
Dirregident Korlantas Polri Brigjen. Pol. Drs. Yusri Yunus mengungkapkan bahwa pihak Korlantas Polri juga telah mengusulkan ke pemerintah daerah untuk menghapus biaya dalam proses balik nama kendaraan bermotor menjadi gratis.
"Kita mengusulkan ke pemerintah daerah apa enggak sebaiknya kita BBN2 kita usulkan kenapa enggak dihapus saja," jelas Brigjen. Pol. Drs. Yusri Yunus pada Jumat (15/7/2022), seperti dilansir Tribaratanews. polri.go.id.
Baca Juga: Erik Ten Hag Tuntut Anthony Martial Lebih Fokus dan Komitmen kepada Manchester United
Menurut Jenderal Bintang Satu itu, usulan balik nama kendaraan menjadi gratis dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan untuk merubah nama sesuai pemiliknya.
Meski demikian, ia mengungkapkan biaya balik nama kendaraan secara gratis tersebut masih berupa usulan. Sehingga, untuk kepastian diterapkan atau tidak, tergantung dari kebijakan pemerintah daerah masing-masing.
"Mengusulkan untuk kebaikan kita bersama, biar datanya bagus yang ada di single data," jelasnya.
Baca Juga: Christian Eriksen Gabung Manchester United. Erik Ten Hag Pelatih yang Fantastis
Ia melanjutkan bahwa penghapusan biaya balik nama kendaraan diusulkan, lantaran masih banyak pemilik kendaraan yang menggunakan identitas orang lain untuk data kendaraannya.
Brigjen. Pol. Yusri Yunus pun mencontohkan ketika seseorang yang membeli mobil kepada orang lain, acap kali tidak akan mengubah data kepemilikannya. Sehingga, data pemilik kendaraan itu masih atas nama penjual.
Padahal pembeli memiliki kewajiban untuk mengubah data kepemilikan kendaraan tersebut. Namun itu kerap tidak berjalan lancar, karena banyak kasus pemilik mobil enggan merubah data kepemilikan karena cukup mahal.
Baca Juga: Istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Meminta Perlindungan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)
"Nah itu masalahnya, makanya saya usulkan supaya data ini bagus, dan orang-orang wajib pajak ini semuanya mau taat. Polisi juga enaknya pada saat ditilang sudah dibeli motor saya terus langsung balik nama karena balik namanya tadinya mahal. Orang yang enggak bayar pajak sekian tahun karena takut balik namanya mahal," tuturnya.***
Artikel Terkait
Viral Lagi, Dugaan Promosi Prostitusi Online, Polisi Selidiki Postingan. Layanan ini yang Ditawarkan
Dugaan Promosi Mengarah Prostitusi dan Tindak Asusila, Ini Penjelasan Polisi: 'threesome' itu....
Kasus Unggahan Editan Stupa Buddha Candi Borobudur Naik ke Penyidikan, Akun Twitter Roy Suryo Disita Polisi
Buntut Keributan di Glow Karaoke, IPMAPA DIY Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Dibrilian Jornes
Kasus Editan Foto Stupa di Candi Borobudur, Ternyata yang Disita Polisi Bukan Akun Roy Suryo
Polisi Lakukan Penggeledahan Pondok Pesantren di Depok, Terkait Dugaan Kasus Pencabulan Santri
Baku Tembak Antar Polisi: Ada Laporan Percobaan Pembunuhan dan Ancaman Kekerasan Terhadap Perempuan