CERBUNG, Inspirasi Melankolis: Episode 3 'LOVE IN TURKEY' Oleh: Ahliya Mujahidin

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 17 Juni 2022 | 17:00 WIB
Flora Turki. Ilustrasi (id.wikipedia.org)
Flora Turki. Ilustrasi (id.wikipedia.org)

Aku meraih ponselku dari dalam tas. Kutunjukkan fotoku bersama Kak Diana. "Mungkin ini bisa membuatmu percaya." Aku menyodorkan ponsel pada Damian.

Damian menerima ponselku dan mengamati foto yang ia lihat. "Lalu di mana Ana?" tanya Damian tanpa menatapku.

"Ana yang mana?"

"Kakakmu."

"Dia sudah meninggal limabelas hari yang lalu. Dia mengalami kanker rahim stadium akhir." Mataku berkaca.

Baca Juga: Rudi Laporkan Iko Uwais ke Polres Metro Bekasi Kota, Iko Lapor Balik ke Polda Metro Jaya

Suasana hening.

Damian meletakkan ponselku di meja. "Lalu siapa namamu? Bukankah nama Sabrina adalah nama ibunya Dania?" tanya Damian.

"Aku masih belum percaya padamu. Aku nggak bisa bercerita tentang kehidupanku dan kakakku lebih banyak lagi padamu sebelum aku tau jika kamu benar-benar adik dari ayahnya Dania." Aku memang belum percaya pada Damian.

Damian pun mengeluarkan sesuatu dari dalam jaketnya. Dua lembar foto ia letakkan di atas meja. "Itu kakaku dan kakakmu. Mereka menikah enam tahun yang lalu. Dua bulan pernikahan mereka, kakakmu hamil. Entah kenapa tiba-tiba kakakmu sengaja menjebak kakakku dan menuduh jika kakakku berselingkuh dengan wanita lain. Dan kakakmu mengaku jika bayi yang dia kandung bukan anak kakakku. Kakakku mengusir kakakmu dari rumahnya. Beberapa bulan yang lalu kakakku bertemu dengan laki-laki yang diakui kakakmu adalah ayah dari Dania. Selanjutnya nanti kamu akan tahu sendiri dari kakakku." Damian bercerita.

Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Chelsea 2022-2023: Menunggu Kiprah Mason Mount dkk Bersama Pemilik Baru

Apa saat itu Kak Diana tahu jika dirinya mengidap penyakit kanker? Tapi kenapa Kak Diana bisa hamil? Kenapa Kak Diana melanjutkan kehamilannya sedangkan itu berakibat pada kesehatannya? Apa maksud Kak Diana meninggalkan suaminya? Aku tak mengerti dengan semua ini. Lalu Dania anak siapa? Apa Damian sedang menjebakku?

"Kakakku sudah melakukan test DNA Dania. Lusa dia akan ke sini untuk menjelaskannya padamu dan untuk menjemput Dania. Hasil test itu positif jika Dania adalah anak kakakku."

Aku segera menatap Damian. "Nggak. Ini nggak mungkin." Aku masih tidak percaya.

"Terserah. Jika kamu masih tidak percaya, maka hukum yang akan berbicara." Damian menatapku serius.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X