TITIKTEMU.CO, SURABAYA - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui MEQR Project membuka Pendaftaran Bantuan bagi Kelompok Kerja (Pokja) Guru Madrasah.
Masyarakat dapat membaca dan mendaftarkan pokjanya pada laman https://akgtk.kemenag.go.id.
"Pendaftaran bantuan bagi Pokja Guru Madrasah tahap 1 dibuka pada bulan Mei, tahap 2 dibuka Juli sampai Agustus 2022 secara online," terang Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain saat memberikan sambutan pada Ujicoba Kesiapan Aplikasi Pendaftaran di Surabaya, Kamis (26/5/).
Pokja Guru adalah organisasi perkumpulan guru, dengan pengelompokan terkecil berdasarkan jenjang dan mapel. Pokja menjadi tempat para guru melakukan kegiatan pertemuan dalam rangka penguatan kompetensi komunitasnya berdasarkan peta kebutuhan dan permasalahannya.
"Bantuan ini diberikan dalam rangka massifikasi pelaksanaan peningkatan kompetensi di lingkungan terdekat masing-masing Pokja, tanpa harus ke pusat/diklat," ujar Zain.
"Bantuan yang diberikan sebesar Rp15 juta untuk Kelompok Kerja Guru (KKG), Rp30 juta untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Rp30 juta untuk Kelompok Kerja Madrasah (KKM)," lanjutnya.
Baca Juga: Final Liga Champions 2022: Real Madrid Vs Liverpool, Karim Benzema akan Menjadi Pembeda
Menurut Muhammad Zain, model-model akselerasi untuk peningkatan kompetensi guru dan implementasi visi misi kementerian perlu ditempuh. Untuk itu, pelibatan pokja guru adalah keharusan.
Kasubdit Bina GTK MA/MAK yang juga merangkap menjadi wakil Koordinator Komponen 3 MEQR Project Anis Masykhur menginformasikan bahwa Kemenag telah menganggarkan pemberian bantuan untuk pokja Guru.
"Kami merencanakan alokasi bantuan untuk 4000 pokja dan terbuka untuk penambahan, tergantung jumlah pendaftar," jelasnya.
Baca Juga: Ova Emilia Resmi Dilantik Sebagai Rektor UGM 2022-2027
Anis mengingatkan agar para Kabid Pendidikan Madrasah selaku ketua PCU dan jajarannya untuk menyosialisasikan lebih intens peluang bantuan ini ke masyarakat madrasah.
"Pergunakan anggaran secara maksimal yang dialokasikan dari program untuk sosialisasi dan pendampingan," tegasnya lebih lanjut.
Artikel Terkait
Tim Liga Premier Inggris Musim 2021-2022, Kejutan! Pemain Ini Terpilih, Meski Penampilan Klubnya Jeblok.
Ini yang Dilakukan Pembunuh Siswi SMA di Mranggen, Demak sebelum Ditangkap Polisi
Ini Dia Calon Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Periode 2022-2027
BUYA Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Presiden Jokowi: Buya Syafii Maarif Guru Bangsa yang Hidup dalam Kesederhanaan