TITIKTEMU.CO MOJOKERTO - BUM Desa dan BUM Desa Bersama tidak boleh mejadi pesaing baru bagi usaha milik warga maupun UMKM yang sudah ada sebelumnya.
Dengan demikian keberadaannya harus menjadi mitra strategis yang akan menggerakkan, mengonsolidasikan dan meningkatkan ekonomi warga desa.
Baca Juga: Sekali Lagi Catat Ya! Ini Cara Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi Booster
Baca Juga: Sah! Pemerintah Hapus Tenaga Honorer Mulai Tahun 2023, Begini Penjelasannya
Hal itu ditegaskan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.
"Jangan sampai Pemerintah Desa melahirkan BUM Desa malah ekonomi menurun, haram hukumnya. Harus mengkonsolidir dan memfasilitasi atau memberikan pendampingan baik dalam hal produksi maupun peningkatan kualitas sekaligus pemasaran," kata Abdul Halim saat meninjau UMKM pengrajin sepatu binaan BUM Desa Medali Beraksi di Desa Medali, Puri, Mojokerto, Senin (1/2).
Baca Juga: Waspada Penipuan Modus Akun Palsu, Kenali Lebih Dekat Akun Resmi BRI
Gus Halim, apaan akrab Menteri Abdul Halim Iskandar, menambahkan bahwa BUM Desa adalah institusi sosial dan komersial. Tentunya selain aspek profitabilitas, BUM Desa juga harus berperan sebagai mitra strategis untuk men-support pengembangan UMKM maupun usaha milik warga sekitar.
Di samping itu ia menginginkan BUM Desa juga memberikan pendampingan, baik dalam hal produksi maupun peningkatan kualitas sekaligus pemasaran.
Dia juga mewanti-wanti kepada pemerintah daerah khususnya Bupati agar tidak mudah memberi izin usaha kepada supermarket apabila sekiranya dapat mematikan UMKM atau usaha milik warga desa.
"Semangat BUM Desa dan BUM Desa Bersama bukan hanya sekedar membentuk unit usaha apalagi bentuk usahanya sama persis dengan milik warga setempat, dengan tujuan meraup keuntungan dan menambah APBDes. Tetapi ada yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kehadiran BUM Desa itu betul-betul membawa kemaslahatan, membawa kesejahteraan bagi warga masyarakat desa. Menjadi pendamping dan konsolidator warga masyarakat itulah justru yang sangat diharapkan," katanya.
Sekedar informasi, Medali Beraksi merupakan salah satu BUM Desa yang mendapat apresiasi dan bakal dijadikan pilot project karena telah berhasil menjadi konsolidator dan fasilitator terhadap UMKM pengrajin sepatu di Mojokerto, Jawa Timur.
Setidaknya ada 120 pengrajin dibawah binaan BUM Desa Medali Beraksi, mereka didampingi langsung oleh BUM Desa Medali Beraksi terkait produksi, peningkatan kualitas dan juga pemasarannya. ***
Artikel Terkait
Gus Halim: Dana Desa Tahun 2022 untuk BLT Sudah Tepat!
Desa Wisata Favorit, Mulai dari Nglanggeran Gunung Kidul hingga Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur
Desa Wisata Nglanggeran Memang Menakjubkan, Ini 5 Objek Wisata yang Ditawarkan
Tugu Petani Garam Identitas Desa Kedungmutih, Ikon Desa Penghasil Garam di Demak
Polres Blora Berdayakan Seluruh Jajaran Dukung Vaksinasi Hingga Pelosok Desa
Desa Wisata Kembang Arum Sleman, Lokasi Ideal Buat Outbond
Cegah Omicron Masuk Desa, Mendes PDTT Gus Halim: Jangan Kendor Menjaga Desa Kita!