TITIKTEMU.CO JAKARTA – Perlunya sertifikasi untuk tukang bangunan mendapat dukungan sejumlah pihak.
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, mendukung tukang bangunan tersertifikasi sebagai tenaga kerja terampil konstruksi.
Baca Juga: Ashanty Positif Covid-19 Sepulang Liburan dari Turki, Begini Kronologinya
Baca Juga: Akhirnya...Kloter Pertama Umrah Diberangkatkan, Kemenag: Patuhi Prokes, Pandemi Belum Berakhir
Menurut Menaker, dengan sertifikasi yang dimiliki memudahkan tenaga kerja mendapatkan pekerjaan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan. Apalagi, sambungnya, peluang penempatan ke luar negeri juga terbuka untuk tukang bangunan.
"Agar kompetensi tukang bangunan diakui dan dapat bersaing dengan tukang negara lain maka harus memiliki sertifikasi," kata Menaker saat menerima audiensi Dewan Pertukangan Nasional Perkumpulan Tukang Bangunan Indonesia (DPN Perkasa) di kantornya di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (7/1).
Baca Juga: 9 Keutamaan Menjaga Wudhu, Salah Satunya Dibangunkan Rumah di Surga
Menaker pun mendorong DPN Perkasa berkoordinasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) agar tukang bangunan segera memiliki sertifikasi.
"Jadi saran saya kepada teman-teman agar menjalin komunikasi dengan BNSP," ucap Ida seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Kenenaker
Lebih lanjut Menaker menyampaikan bahwa tukang bangunan yang ada di daerah dapat memanfaatkan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan kejuruan konstruksi untuk meningkatkan kompetensinya (up skilling).
Baca Juga: Masuk Angin? Coba Resep Herbal dari dr Zaidul Akbar, Banyak yang Cocok
"Kita punya BLK yang punya kejuruan konstruksi yang anggota DPN bisa memanfaatkan keberadaan lembaga-lembaga pelatihan dalam rangka up skilling, atau skilling bagi mereka yang ingin menjadi tukang," ucapnya.
"Hampir semua BLK-BLK kita mempunyai kejuruan konstruksi, kecuali Bekasi, Lembang Bandung, Semarang, tapi yang lain hampir semuanya mempunyai kejuruan konstruksi," imbuhnya. ***
Artikel Terkait
Konjen RI Jeddah Kawal Pembayaran Upah TKI Setengah Miliar Rupiah Lebih Yang Ditunggak Majikannya
Perhatikan Tenaga Kerja Mendapat Jaminan Ketenagakerjaan Cukup Tinggi, DIY Terima Patriana Award 2020
Dikhawatirkan Bawa Varian Covid-19 Mu, Surabaya Karantina 240 Pekerja Migran
Sambil Teteskan Air Mata, TKW Ini Membuat Video Minta Tolong Presiden Jokowi, Kondisinya Sakit Parah di Irak
Ini Syarat Untuk Mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Bagi Pekerja Dalam Penanganan Covid-19
Klarifikasi Info Viral Pekerja Swalayan Curhat Gaji Dipotong, Kemenaker: Tak Ada Nama Lia Amelia di Pringsewu
Ribuan Orang Menganggur, Pekerja Toilet Gelar Demo, Protes Kebijakan Toilet SPBU Gratis Erick Thohir
Menaker Ida Fauziyah: Silahkan Buruh/Pekerja Sektor Swasta Ambil Hak Cuti Nataru, Ingat Tetap Terapkan 5 M!
Wow! TKW Indonesia Dapat Warisan Rp 1 Miliar dari Aktor Taiwan