TITIKTEMU.CO JAKARTA - Virus Corona bermutasi lagi. Setelah varian Delta yangmemporakporandakan mobilisasi manusia di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, kini varian baru yaitu Omicron.
Badan Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO) telah mengumumkan, varian baru virus corona ini telah terdeteksi di 77 negara.
Baca Juga: Air Terjun Sri Gethuk, Menikmati Grand Canyon Idonesia di Gunungkidul
Baca Juga: Desa Wisata Nglanggeran Memang Menakjubkan, Ini 5 Objek Wisata yang Ditawarkan
Di Indonesia, Menteri KesehatanBudi Gunadi Sadikin menyatakan telah ada puluhan orang positif Omicron.
Saat memberikan pernyataan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tentang temuan orang dengan pengidap positif virus Omicron, Menkes mengatakan, tambahan 21 kasus tersebut merupakan kasus impor atau dari luar negeri.
Paling banyak dari Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab. Penting digarisbawahi disini bahwa pintu masuk internasional menjadi salah satu kunci pencegahan masuknya virus Corona varian baru tersebut.
Baca Juga: Mau Bikin Akun PayPal Tapi Tak Punya Kartu Kredit? Begini Caranya
Maraknya varian baru, Omicron, tak ayal membuat mobilitas transportasi global tersendat.Di bandara-bandara Amerika Serikat (AS), lebih dari 1000 penerbangan dibatalkan dan lebih dari 7000 jadwal penerbangan di kota-kota di dunia dibatalkan karena Omicron, menjelang pergantian akhir tahun ini.
Kementerian Perhubungan telah mengambil kebijakan pengendalian transportasi terhadap menyebarnya virus Corona, termasuk varian baru Omicron. Kemenhub melakukan pengetatan pintu masuk internasional, baik di simpul transportasi darat, laut, dan udara untuk mencegah masuknya varian baru COVID- 19 yaitu varian B.1.1.529 (Omicron).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengintruksikan kepada insan transportasi untuk memberikan pelayanan transportasi yang aman dannyaman bagi pengguna transportasi danmeminta insan transportasi untuk mengambil langkah-langkah antisipatif guna mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, dengan memperketat penerapan protokol kesehatan di simpul-simpul transportasi, seperti bandara, pelabuhan, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Baca Juga: Sumba, Salah Satu Destinasi Terbaik di Asia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2022
Pemerintah melalui serangkaian kebijakan Menteri Perhubungan dengan surat edaran yang telah diterbitkan telah menyampaikan informasi tentang aturan menutup/melarang sementara masuknya Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia, dengan riwayat perjalanan 14 hari terakhir dari 13 negara.
Ke-13 negara itu masing-masing Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Leshoto, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, UK, Norwegia dan Denmark, dan telah memberikan instruksi kepada semua operator sarana dan prasarana transporasi untuk segera menyesuaikan, menerapkan, dan juga mengawasi pelaksanaan dari SE Kemenhub di lapangan.
Artikel Terkait
Antisipasi Omicron: Pemerintah Minta Orang Tua Segera Vaksinasikan Anak
Pasien Omicron Kabur dari Karantina Wisma Atlet, Begini Faktanya
Kemenkes: Omicron di Indonesia Tambah 21 Kasus, Total Menjadi 68 Orang
Virus Covid 19 Varian Omicron Meningkat, Masjidil Haram dan Nabawi Kembali Jaga Jarak
Please, Jangan ke Luar Negeri Dulu! Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Lagi, Jadi 136 Orang
Omicron Masuk Surabaya, Dua Pasien Terkonfirmasi Positif Setelah Liburan dari Bali
Pemkab Temanggung Genjot Vaksin Bagi Anak Usia 6-11 Tahun
Vaksin Booster Mulai 12 Januari, Cek Harganya
Paling Sering Digunakan Sepanjang Tahun, “Vaksin” Ditetapkan Badan Bahasa sebagai Kata Tahun Ini (KTI) 2021