TITIKTEMU.CO, JAYAPURA - Papua tidak hanya dikenal kaya dengan keanekaragaman flora dan faunanya. Provinsi dengan luas 312.224 kilometer persegi ini juga sangat kaya dengan budaya dan adat istiadatnya.
Pemerintah Provinsi Papua mencatat terdapat 255 suku dan Data balai Bahasa Papua mencatat ada 414 bahasa di bumi Cendrawasih.
Keadaan geografis yang terdiri dari gunung dan pantai tentu mempunyai ragam budaya yang berbeda. Budaya masyarakat pegunungan akan berbeda dengan yang tinggal di pantai.
Baca Juga: Anggotanya Terekam Melakukan Tindakan Kekerasan Kepada Demonstran, Kapolresta Tangerang Minta Maaf
Untuk berkunjung keseluruh suku tersebut tentu tidak mudah, harus menjelajahi kawasan pantai hingga ke pegunungan yang berpemandangan indah.
Tetapi kita bisa mengenal dan mengetahui keragaman tersebut di Museum Loka Budaya Papua yang berada di dalam kampus Universitas Cendrawasih (Uncen). Kota Jayapura.
Kita dapat menyaksikan koleksi benda-benda budaya dari suku-suku di Papua. Tetapi sekaligus belajar sejarah panjang Papua.
Museum Loka Budaya Papua didirikan pada tahun 1970 dan diresmikan pada 1 Oktober 1973 oleh Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan Publik pada saat itu.
Koleksi di museum ini berjumlah sekitar 2500 buah, 900 buah diantaranya tersimpan rapih didalam etalase-etalase. Sebagian lainya disimpan karena keterbatasan ruangan museum.
Tetapi setiap 5-7 tahun sekali koleksi-koleksi itu dirotasi agar semua dapat dipamerkan, dan jumlah koleksi di museum terus bertambah setiap tahunnya.
Keberadaan museum ini berawal dari salah satu anak dari Nelson Aldrich Rockefeller yakni Michael Clark Rockefeller, yang juga sejarawan dan ekonom muda melakukan ekspedisi ke pulau Papua.
Cicit dari orang terkaya didunia abad 20, John Davidson Rockefeller Sr ini mengagumi karya-karya patung kayu suku Asmat dan Dani.
Artikel Terkait
Museum Sewu Rai, Wisata Spiritual Seribu Wajah Bernuansa Jepang
Mahasiswi UI ini Turut Sumbang Emas untuk Kontingen DKI Jakarta di PON XX Papua
Juara 1 Jawara Antinarkoba Kota Cilegon 2021 Diraih Mahasiswi Unnes
UGM Gelar Kuliah Tatap Muka Mulai 18 Oktober, Mahasiswa Harus Sudah Divaksin