Skor Kepatuhan Jaga Protokol Kesehatan Membaik, Masyarakat Diminta tidak Lengah

photo author
Amraf, TitikTemu.co
- Minggu, 3 Oktober 2021 | 23:22 WIB
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny B Harmadi (Dok. BNPB)
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny B Harmadi (Dok. BNPB)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Penerapan PPKM Darurat yang berlaku sejak 3 Juli lalu dilanjutkan dengan PPKM bertingkat atau leveling, hingga saat ini telah berlangsung selama 3 bulan.

Kinerja penanganan Covid-19 terus membaik yang ditunjukkan dari positivity rate harian sudah mendekati 1% dan bed occupancy rate (BOR) di bawah 10%.

Kemudian, penurunan level PPKM di banyak wilayah berdampak pada meningkatnya mobilitas penduduk.

Baca Juga: Begini Cara Bikin Kopi Tubruk Paling Enak , Dijamin Perut Tidak Kembung

Meningkatnya mobilitas masyarakat ternyata diimbangi dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Baik kepatuhan dalam memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun.

"Kita bersyukur bahwa tingkat kepatuhan protokol kesehatan (prokes) terus membaik," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny B Harmadi.

Dashboard Monitoring Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan pada periode 3 Juli hingga 2 Agustus 2021. Skor kepatuhan memakai masker di angka 7,78, naik menjadi 7,92 pada periode sebulan terakhir (3 September - 2 Oktober 2021).

Baca Juga: Tahap ke-84, Indonesia Kedatangan 800 Ribu Dosis Vaksin Pfizer

Skor kepatuhan menjaga jarak juga meningkat dari 7,73 pada periode 3 Agustus-2 September 2021 menjadi 7,80 pada periode 3 September-2 Oktober 2021.

Kemudian, skor kepatuhan mencuci tangan juga meningkat dari 7,84 pada periode 3 Agustus-2 September 2021 menjadi 7,88 untuk periode 3 September-2 Oktober 2021.

Namun, Sonny menyatakan, pemerintah terus berupaya dan mengajak masyarakat untuk disiplin dan konsisten dalam melaksanakan prokes.

Baca Juga: Kemenkeu Rilis Meterai Elektronik. Begini Cara Mendapatkannya

"Sebab kelengahan sedikit saja, akan berdampak terhadap lonjakan kasus," ucap Sonny.

Sonny mengingatkan masyarakat untuk belajar dari banyak negara bahwa pelanggaran aktivitas yang diikuti pelonggaran prokes justru menjadi bumerang. Serta berdampak terjadinya lonjakan kasus kembali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amraf

Sumber: KPCPEN

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X