TITIKTEMU.CO, Tarakan - Seorang penumpang korban insiden berdarah di KM Safina 2 bernama Hamzah (34 tahun) ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari dilakukan pencarian.
Penemuan korban tewas itu disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Amiruddin, di Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu, 19 September 2021.
"Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Tanjung Pasir, Bulungan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Amiruddin.
Baca Juga: Kemendag Blokir Ratusan Situs Perdagangan Berjangka, Ada Yang Tawarkan Robot Forex
Korban Hamzah yang berasal dari Toli Toli, Sulawesi Tengah ditemukan pada koordinat 3°14'50.22"U117°36'19.50"T, sekitar 4,11 NM dari lokasi kejadian ke arah utara.
Amiruddin menjelaskan setelah ditemukan dilakukan evakuasi korban ke Pelabuhan Perikanan Tengkayu I, Tarakan.
"Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan untuk dilakukan autopsi," imbuhhnya.
Baca Juga: Bayi Laki-laki Diduga Baru Dilahirkan, Ditemukan Masih Hidup di Pinggir Kali
Setelah dilakukan pengecekan kesamaan dari pelapor yang merupakan keluarga korban. Berdasarkan informasi awal korban menggunakan baju pink sesuai dengan jenazah yang ditemukan.
"Untuk selanjutnya korban langsung diserahkan ke pihak keluarga," kata Hamzah, seperti dikutip dari Antara.
Insiden di KM Safina 2 berawal dari seorang penumpang berinisial T yang mengamuk menggunakan badik, sehingga mengakibatkan lima penumpang lain terluka.
Kapal kayu pengangkut barang dari Toli Toli tujuan Tarakan, tempat tersangka T mengamuk setelah menolak ditawari minuman keras dan dihina, sehingga menimbulkan cekcok dan terjadi insiden tersebut.***
Artikel Terkait
Insiden Berdarah di Yerusalem Dikecam Muhammadiyah
Dipicu Saling Ejek, Terjadi Insiden Berdarah di Ngamprah
Insiden 'Berdarah' Desa Tri Anggun Jaya, Keluarga Ketua BPD Mendapat Ancaman!
Insiden Kapal Pengayoman IV Tenggelam, Petugas Lapas Nusakambangan dan Sopir Truk Jadi Korban
Buntut Insiden Kapal Tenggelam, Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap Ditutup Sementara