Sumber ledakan bisa juga berasal dari impack, friksi, tekanan, dan nyala api atau kemungkinan jatuh saat pemindahan.
Baca Juga: Ledakan Bom Ikan di Pasuruan Ternyata Lukai Bayi 6 Bulan
“Jadi bahan peledak sebagai isian detonator rakitan itu terdiri dari campuran bahan peledak yang low explosive dan high explosive,” jelas Kabidlabfor Polda Jatim itu.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan polisi masih mengembangkan kasus ledakan bom ikan itu.
“Sudah dibentuk tim untuk menyelidiki dari mana asal bahan peledak itu,” ujar dia.
Sebelumnya, Sabtu (11/9/2021) pukul 08.00 WIB terjadi ledakan bom ikan atau bondet di Pasuruan. Insiden itu mengakibatkan 2 orang tewas, dan 4 orang luka-luka.
Ledakan bom ikan juga menyebabkan dua rumah hancur rata dengan tanah, dua rumah ambruk, dan sejumlah rumah rusak berat dan ringan.***
Artikel Terkait
Miris! Abdul Razaq, Peraih Medali Di Masa Jaya, Harus Mengumpulkan Ikan Untuk Makan Di Masa Depan
Geger, Nelayan Temukan Hiu Berwajah Babi Bersuara Seperti Orang Menggerutu
2 Tewas dan 4 Rumah Hancur Akibat Ledakan Bom Ikan di Pasuruan
Ledakan Bom Ikan Pasuruan Merupakan Kali Kedua Sejak Teror Bom 2018 Silam