Wujudkan Jembatan di Medan yang Sulit, Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Tuai Pujian

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Senin, 13 September 2021 | 06:34 WIB
 Personil Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonif 144/JY bangun jembatan bersama warga di Dusun Sei Beruang Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat. (pic.tni ad)
Personil Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonif 144/JY bangun jembatan bersama warga di Dusun Sei Beruang Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat. (pic.tni ad)

TITIKTEMU.CO Sanggau - Seorang laki-laki berseragam loreng, berjalan memikul papan tebal sepanjang kurang lebih 4 meter di jalan berlumpur.

Sementara di sepanjang jalan yang dilalui, telah tersusun batang-batang kayu melintang.

Sejumlah warga di lokasi-pun berkonsentrasi dengan kesibukan masing-masing.  

Pria berseragam loreng tersebut  adalah Serda Sua’ib, anggota TNI dari SSK IV.

Baca Juga: TNI Kirim Bantuan Oxygen Generator Untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Wamena

Dia merupakan salah satu personel Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonif 144/JY.

“Anggota TNI itu adalah Serda Sua’ib dari SSK IV, yang sedang melakukan gotong royong pembuatan jembatan jalan, bersama masyarakat di Dusun Sei Beruang Desa Sei Tekam Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, Kalbar.” papar Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Badau, Minggu (12/9) sebagaimana dimuat laman resmi TNI AD.

Andri Suratman mengatakan, sosok laki-laki berseragam loreng yang terlibat dalam kegiatan pembuatan jembatan darurat di jalan berlumpur tersebut, adalah anggota Satgas di Pos Sei Beruang.

Baca Juga: Usai Lantik Tamtama, Pangdam XVII/Cenderawasih Langsung Cek Kesiapan Akomodasi PON Papua

Jalan itu merupakan satu-satunya akses yang sering dilewati warga keluar masuk desa.

“Kegiatan gotong royong ini memberi contoh  masyarakat akan pentingnya saling bekerja sama dalam segala kegiatan, ” tutur Dansatgas.

Dijelasakan, semula jalan tersebut hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Itupun sangat sulit dilalui karena becek dan berlumpur.  

Baca Juga: Peduli Sesama, Kodam XVII/Cenderawasih Terus Gencarkan Serbuan Vaksinasi

Namun sekarang sudah bisa dilewati kendaraan bermotor dan mobil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: https://tniad.mil.id/

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X